Matamata.com - Usai mendapatkan bullying oleh seorang warganet, putra angkat Ruben Onsu, Betrand Peto dilarang menggunakan media sosial.
Hal tersebut dibenarkan oleh Ponco, salah seorang manajemen Ruben Onsu, usai memberikan keterangan di Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro jaya pada Rabu, (15/1/2020).
"Nggak boleh main sosmed dia (Betrand Peto)," kata Ponco.
Di sisi lain, kata Lena Simanjuntak selaku tim kuasa Betrand Peto, alasan Ruben Onsu melaporkan seorang warganet lantaran wajah anak sambungnya itu diganti menjadi wajah hewan.
"Yang dilaporkan adalah foto (wajah Betrand diganti hewan) itu. Ini masih lanjutan yang itu," kata Lena.
Menurut Lena, pihaknya telah mengetahui pelaku perundungan, yang masih di bawah umur. Namun Ruben Onsu masih merahasiakan identitas remaja tersebut.
"Sudah (tahu pelaku perundungan). Cuma kalau untuk pelakunya kami belum bisa kasih informasi apa-apa. Masih disimpan dulu," jelasnya.
Sebagaimana diketahu pada Desember 2019 lalu, Ruben Onsu sempat mengatakan bahwa dirinya siap melaporkan 28 akun yang telah melakukan perundungan terhadap Betrand Peto.
Bahkan salah satu akun tersebut adalah miliki seorang artis ternama Indonesia yang belum dibeberkan identitasnya. (Herwanto)
Berita Terkait
-
Betrand Peto Raih Juara 2 di Badminton 'Sportstive+'
-
Gibran Ajak Anak Muda Tak Gentar Suarakan Aksi Lingkungan Meski Dibully
-
Ahmad Dhani Polisikan Seorang Perempuan karena Diduga Lakukan Perundungan terhadap Anaknya
-
Ruben Onsu Batal Berangkat Haji karena Visa Furoda, Tetap Ikhlas dan Serahkan pada Kehendak Allah
-
42 Tahun Terpisah, Ruben Onsu Akhirnya Dipertemukan Kembali dengan Keluarga Arab dari Pihak Ibunda
Terpopuler
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Australia hingga Brasil Antre Minta Pupuk ke Indonesia
-
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Targetkan Lompatan Besar di Agustus 2026
-
Polri Siapkan 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi untuk Diresmikan Presiden Prabowo
-
Kemenhaj Siapkan 15 Juta Porsi Makanan Khas Nusantara untuk Jemaah Haji Indonesia
-
Prabowo Minta TNI-Polri Bersih-bersih Institusi: Jangan Ada yang Backing Judi dan Narkoba
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo