Matamata.com - Pada hari ini, Selasa, (21/1/2020), pengacara Farhat Abas seharusnya menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya. Farhat diperiksa sebagai saksi terkait laporan rekannya, Andar Situmorang kepada Hotman Paris dengan tuduhan pemberitahuan palsu kepada penguasa.
Namun, Farhat Abbas kali ini mangkir dari panggilan polisi. Tapi menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, ketidakhadiran Farhat telah meminta izin lebih dahulu kepada penyidik.
"Tadi pagi dari pihak Farhat Abbas sudah menelepon langsung penyidik meminta waktu. Saudara Farhat sampai hari ini berada di Surabaya," kata Yusri Yunus ditemui di Polda Metro Jaya.
Yusri menuturkan pihak penyidik berharap siang ini Farhat Abbas dapat segera hadir untuk diminta klarifikasi lebih lanjut.
"Mudah-mudahan siang ini ada kabar dari pihak bersangkutan. Saya meminta waktu siang ini untuk undangan klarifikasi, sesuai dengan laporan polisi yang sudah dilaporkan. Mungkin ini klarifikasi, jadi sistemnya bahwa memang kita mengumpulkan saksi-saksi dan juga bukti-bukti yang ada," tutur Yusri Yunus.
Yusri menambahkan, setelah mendapatkan keterangan dari Farhat Abbas, nantinya pihak penyidik dapat mendalami kasus tersebut.
"Setelah itu sudah terkumpul semuanya, nanti akan digelar perkara untuk menentukan apakah memang masuk dalam unsur yang dilaporkan oleh pelapor ini, pasal 220 KUHP. Kalau memang nanti masuk dalam unsur, akan dilanjukan oleh penyidikan," jelasnya. [Herwanto]
Berita Terkait
-
Anggota DPR: Kritik Pandji Pragiwaksono dalam 'Mens Rea' Tak Perlu Dilaporkan ke Polisi
-
Buntut Pernyataan Soal Konsesi Tambang NU-Muhammadiyah, Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polisi
-
Terluka Akibat Pecahan Kaca Gedung TCC, HN Lapor Polisi
-
Amankan Kunjungan Delegasi China, Polda Metro Kerahkan 2.029 Personel
-
Polda Metro Jaya Pastikan Proses Hukum Roy Suryo dkk Berjalan Profesional dan Seimbang
Terpopuler
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas
-
Denmark Peringatkan AS: Upaya Rebut Greenland Bisa Jadi Lonceng Kematian NATO
-
Menteri PKP Targetkan Pembangunan Ratusan Rusun Subsidi Sepanjang 2026
-
Kemenhaj: Petugas Haji Wajib Berseragam dan Tidak Pakai Ihram saat Puncak Armuzna
-
Kumpulkan 1.200 Rektor, Presiden Prabowo Tekankan Pendidikan Tanpa Bebani Mahasiswa
Terkini
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo
-
Siapa Rachquel Nesia? Aktris Muda yang Baru Resmi Menikah dengan Kevin Royano
-
Tak Perlu Bingung, Ini 5 Tips Mengunjungi Universal Studio Japan Saat Peak Season