Matamata.com - Fenomena aplikasi video TikTok yang kembali marak mengingatkan masyarakat pada sosok Bowo Alpenliebe atau Bowo TikTok. Di 2018, Bowo yang terkenal sebagai artis TikTok berkat kemampuannya meniru semua gerakan tari di aplikasi tersebut sempat dihujat dan dikatai alay atau kampungan.
Melihat booming-nya TikTok saat ini, Bowo Alpenliebe pun hanya bisa menertawakan netizen yang dulu mencibirnya. Apalagi, ia harus menuai pemblokiran akun lantaran banyak yang melaporkannya dulu karena dinilai membawa pengaruh negatif pada anak-anak.
"Agak sedih sih, kesal sih nggak," ujar Bowo Alpenliebe, saat ditemui di kawasan Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (31/1/2020).
Bocah berusia 14 tahun itu juga mengaku tak tahu alasan pemblokirannya. Ia menduga hal itu terjadi karena banyak yang melaporkan akunnya.
"Mungkin karena hujatan apa gimana, ada yang ngelapor juga," jelasnya.
Bukan tak ingin membuat akun baru, usai pemblokiran, Bowo Alpenliebe sempat berusaha memainkan aplikasi itu lagi. Namun, wajahnya sudah diblokir sehingga tak bisa memainkannya.
"Sempat berapa kali bikin, kurang lebih lima akun aku udah coba. Tetap aja nggak bisa. Walaupun di akun orang lain (main TikTok) juga tetap saja nggak bisa. Jadi kayak keblokir gitu mukaku," ujar Bowo sedih.
Meski kini aplikasi tersebut kembali booming, Bowo mengaku sudah tak memainkannya. Namun, ia diam-diam masih memainkannya meski tak bisa diunggah.
"Aku udah nggak main karena sudah diblokir. Jadi kalau buat bikin video, kayak nggak dipublikasikan gitu," jelas Bowo Alpenliebe.
Berita Terkait
-
Rumah Perubahan Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Waktunya STARt Bersama TikTok Shop Tokopedia
-
LMKN: Platform Digital Wajib Bayar Royalti Musik, Kreator Konten Tidak Dibebani
-
Pemerintah Bekukan Sementara Izin TikTok, Diduga Langgar Aturan PSE
-
China Hormati Kesepakatan Penjualan TikTok ke Investor AS
-
Trump Kembali Mundurkan Tenggat Larangan TikTok hingga Akhir 2025
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo