Matamata.com - Uya Kuya membagikan pengalaman mengerikan yang dialaminya saat sedang liburan ke Amerika Serikat, beberapa waktu lalu.
Uya Kuya mengatakan, kala itu dirinya sedang menyetir mobil. Tiba-tiba dari arah sebelah kiri mobil lain muncul dengan kencang melanggar lalu lintas.
"Kemarin di Amerika lagi nyetir, tiba-tiba ada orang mabok nyusul dari kiri, memang nyusul dari kiri. Cuma di depan dia enggak balik ke jalurnya," kata Uya Kuya, saat ditemui di Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (4/2/2020).
Rupanya orang itu sedang membawa mobil dalam keadaan mabuk. Tak jauh darinya, mobil tersebut mengalami kecelakaan karena menghindaei truk.
"Kami sudah bilang nih orang mabuk nih. Ternyata ada truk di sana, dia langsung hindarin, enggak lama belokannya gini tapi dia kencang akhirnya terbang kebalik-balik enam kali," ungkapnya.
Kejadian itu berlangsung tepat di depan mata Uya Kuya. Uya yang melihat insiden tersebut sempat berhenti dan menghubungi polisi guna melaporkan kecelakaan tersebut.
Setelah melaporkan polisi, lelaki 44 tahun itu langsung meninggalkan lokasi kejadian karena takut diminta menjadi saksi.
"Lihat langsung depan gue. Astrid (istri) lihat pas dari mobil terbang, gue liat pas kebalik-baliknya. Takut lah. Karena gue pertama kali sampai di situ. Gue nelpon 911, polisi gue. Cuma pas polisi datang gue langsung cabut takut jadi saksi ngeri. Pengalaman ngeri banget di depan mata kita soalnya," ucap Uya Kuya. (Evi Ariska)
Berita Terkait
-
Polda Metro Jaya Periksa Instansi Terkait dan Ditjen Perkeretaapian Soal Kecelakaan di Bekasi
-
Kemensos Lakukan Asesmen Menyeluruh bagi Korban Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Update Insiden Bekasi Timur: Korban Meninggal Bertambah Jadi 16 Orang, KAI Mulai Uji Coba Jalur
-
Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Menhub: Ini Pelajaran Penting untuk Evaluasi Menyeluruh
-
Prabowo Siapkan Rp4 Triliun untuk Perbaiki 1.800 Perlintasan Kereta di Jawa
Terpopuler
-
Mentan Amran Sulaiman Bongkar Mafia Proyek dan Permainan Benih Kementan Rp3,3 Miliar
-
Menhan Tegaskan Peradilan Militer Bisa Hukum Lebih Berat Prajurit Pelaku Air Keras
-
Wapres Gibran Tekankan Pentingnya Penguatan Toleransi dan Moderasi Beragama
-
Menhan Tegaskan RI Tak Buat Komitmen Izin Lintas Udara dengan AS
-
DPR Minta BEI Perkuat Regulasi demi Kenyamanan Investor Lokal dan Global
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo