Matamata.com - Ihwal hilangnya perhiasaan bernilai Rp 2 miliar milik almarhumah ibunya, Lina Jubaedah, penyanyi Rizky Febian tak mau berkomentar. Dia menyerahkan persoalan itu kepada kuasa hukumnya.
"Kalau itu biarkan lah, maksudnya aku nggak begitu banyak komentar kalau itu. Ada lawyer segala macam, jadi biarkan itu dari pihak lawyer," kata Rizky Febian di Mbloc Space, Jakarta Selatan, Jumat (7/2/2020).
Putra sulung Lina dari pernikahannya dengan komedian Sule ini mengaku sempat stres membaca pemberitaan tentang almarhumah. Sehingga, sejak hasil autopsi Lina Jubaedah keluar, dia tidak tahu ingin memberikan keterangan apa.
"Karena jujur lho, itu juga membuat Iky (sapaan akrab Rizky Febian) pribadi sempat down dan sempat merasa bingung mau ngapain lagi ketika ada judul segala macam. Bukan berarti Iky tidak mau mengungkapkan atau merasa Iky merasa bersalah atau segala macam, tidak. Tapi karena itu tadi, merasa judul-judul memanaskan situasi segala macam, padahal kita situasi sebenarnya tidak ada apa-apa," ujarnya.
Saat ini Iki sapaan akrabnya sudah menjadi lebih tenang dan tegar setelah ditinggal ibunda untuk selama-lamanya. Rizky Febian pun berharap awak media dapat memahami keadaannya.
"Karena itu tadi, aku juga pengen fokus dulu dengan kerjaan segala macam, konser showcase segala macam. Intinya semoga dengan adanya prescon ini juga bisa membuka hati kakak-kakak (wartawan) yang ada di sini untuk lebih bisa berpikiran masalah judul tema segala macam," ujar Rizky Febian.
Soal perhiasan Lina yang hilang ini penah ditanggapi suaminya, Teddy. Teddy menegaskan jika perhiasaan itu bukan hilang, melainkan digelapkan oleh sepasang suami istri. [Herwanto]
Berita Terkait
-
Jaga Daya Beli Jelang Lebaran 2026, Pemerintah Siapkan Bansos Pangan Hingga Diskon Transportasi
-
Seskab Teddy dan Gubernur Aceh Bahas Penyelesaian 4.000 Hunian Pascabencana
-
Presiden Prabowo Gelar Ratas di Hambalang, Evaluasi Progres Program Strategis Nasional
-
Dari London, Presiden Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Perusak Lingkungan
-
Prabowo Targetkan Bangun 10 Kampus Kedokteran dan STEM Berstandar Dunia pada 2028
Terpopuler
-
Danantara Bukan Regulator, Pengamat: Kekhawatiran di Pasar Modal Terlalu Dini
-
Mendag Minta Produsen Perbanyak 'Second Brand' untuk Dampingi Minyakita
-
Menteri LH Hanif Faisol Instruksikan Pemda Konsisten Tangani Darurat Sampah
-
Xi Jinping Telepon Trump, Tegaskan Taiwan Garis Merah Hubungan China-AS
-
Kemenhut Cabut Izin Pengelola Bandung Zoo demi Selamatkan Satwa
Terkini
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo
-
Siapa Rachquel Nesia? Aktris Muda yang Baru Resmi Menikah dengan Kevin Royano
-
Tak Perlu Bingung, Ini 5 Tips Mengunjungi Universal Studio Japan Saat Peak Season