Matamata.com - Kasus narkoba Lucinta Luna tak hanya viral di Indonesia saja, namun juga di luar negeri.
Hal ini diketahui dari media China Press yang memuat tentang kasus narkoba yang menjerat Lucinta Luna.
Dalam media tersebut memberitakan tentang polisi Indonesia yang masih belum tahu akan memasukkan Lucinta Luna ke sel perempuan atau laki-laki.
Lucinta Luna sendiri dikenal karena pernah berkolaborasi dengan Datuk Seri Aliff Syukri Kamarzaman dan Nur Sajat asal Malaysia.
Berita dengan judul 'Penyanyi Transgender Ditangkap Karena Narkoba' ini pun telah dilihat oleh 10 ribu pembaca online hingga hari Kamis (13/2).
Lucinta Luna sendiri akhirnya dimasukkan ke dalam sel perempuan di Rutan Polda Metro Jaya, meski identitasnya tertera laki-laki.
Hal ini karena polisi khawatir Lucinta Luna bakal jadi bulan-bulanan jika ditempatkan di sel laki-laki.
Manajernya sendiri pun mengabarkan bahwa kondisi Lucinta Luna saat ini dalam keadaan baik-baik saja.
"Aku cuma nengok, dia ketawa-ketawa, ya sudah. Dia sehat," kata Joana usai menjenguk Lucinta Luna.
Berita Terkait
-
Polda Metro Jaya Periksa Instansi Terkait dan Ditjen Perkeretaapian Soal Kecelakaan di Bekasi
-
Mualem Kecam Pengeroyokan Warga Aceh di Polda Metro Jaya, Desak Kapolri Turun Tangan
-
Komisi III DPR RI Puji Putusan Hakim PN Batam yang Tak Jatuhkan Vonis Mati pada Fandi
-
DPR Kritik Tuntutan Mati ABK Sea Dragon: Jangan Jadi Alat Putus Mata Rantai Narkoba
-
Kasus Dugaan Penistaan Agama Pandji Pragiwaksono, Polisi Segera Periksa Sejumlah Ahli
Terpopuler
-
Jadi Pengacara, Teuku Ryan Merasa Kesulitan soal Bahasa di Sinetron 'Istiqomah Cinta'
-
Hampir 200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Puan Maharani: Negara Tidak Boleh Kalah
-
Hilirisasi Dongkrak PNBP Minerba hingga Rp56 Triliun per Mei 2026
-
BGN Buka Suara Soal Dugaan Penyimpangan Pengadaan Makan Bergizi Gratis
-
9 WNI Relawan Gaza Dibebaskan Israel, Komisi I DPR RI Apresiasi Diplomasi Kemlu
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo