Matamata.com - Artis senior Titiek Puspa buka-bukaan pengalamannya sewaktu terkena kanker pada 2012 silam. Wanita yang akrab disapa Eyang itu mengaku sempat pasrah pada Tuhan akan hidupnya.
Pelantun lagu Kupu-kupu Malam ini sudah tidak bisa menahan sakit yang dirasakannya. Hingga akhirnya dia berbicara kepada Tuhan, dalam doanya Titiek Puspa komplain atas sakit yang dideritanya itu.
"Kalau tuhan menghendaki silahkan. Pasrah. Tetapi ada juga komplain. Tuhan saya ini sudah ke dokter, mula-mula 1,5 sekarang kok hampir 3, ini apa maunya?" Aku gitukan," kata Titiek Puspa saat berbincang di channel Youtube Deddy Corbuzier, Minggu (19/4/2020).
Kala itu Titiek Puspa divonis kanker stadium 1. Dia pun melakukan pengobatan medis ke Singapura. Namun bukannya membaik, penyakitnya justru bertambah parah hingga masuk stadium 3.
"Waktu itu sakitnya, ketaruh deh melahirkan seratus anak sama sakit itu (Cancer) enggak ada bandingnya. Itu the whole body sakit. Sakit sampai enggak ngerti, sampai semua tangan, badan seperti hilang “tangan ku mana badan ku mana”. Dipegang tangan, ini mam (kata anak)," kenangnya.
Tak hanya komplain kepada sang pencipta, Titiek Puspa bahkan putus asa karena tak kuasa menahan rasa sakit. Tak peduli surga atau neraka, dia benar-benar merelakan hidupnya.
"Terus begini aku, "kalau begini rasanya Tuhan sudah nggak kepengin saya, ambil saja saya. Saya mau di taruh di mana aja silahkan surga atau neraka. Tapi kalau tuhan masih menginginkan saya di dunia tolong kasih isyarat. Sambil nangis itu teriak-teriak," tuturnya.
Pada tahun 2012, Titiek Puspa pernah di vonis menderita penyakit kanker stadium 3. Selama setahun lebih, dia menjalani perawatan medis di Singapura. Hingga akhirnya dia sembuh dalam waktu kurun 13 hari melalui pengobatan tradisional meditasi. [Evi Ariska]
Berita Terkait
-
Resmi! Sabrina Chairunnisa Gugat Cerai Deddy Corbuzier
-
Tora Sudiro dan Mieke Amalia Sambut Kebahagiaan Baru, Siap Jadi Kakek-Nenek Kekinian dengan Panggilan Unik untuk Cucu
-
Nicholas Saputra Bikin Heboh Dunia Maya, Tampil Tanpa Baju di Tengah Hutan Tangkahan: Out of Nowhere
-
Anak Titiek Puspa Sindir Ahmad Dhani Soal Royalti: "Jangan Kayak Nagih Kredit Panci"
-
Penyesalan Rossa Setelah Kepergian Titiek Puspa: Kenangan, Harapan, dan Permintaan Terakhir Sang Legenda
Terpopuler
-
Sentil Asas Keadilan, Menteri HAM Usul Sipil Juga Bisa Duduki Jabatan Strategis di Polri
-
Menkum Supratman Ingatkan ASN Tak Main-main dengan Layanan Publik Usai Rentetan Kasus Korupsi
-
Mendag Teken Aturan Baru PMSE: Pedagang Online Wajib Berizin, Bisnis Ride-Hailing Turut Diatur
-
Yusril Dukung KPK Usut Kasus Korupsi Imigrasi Rp145,5 M yang Seret Silmy Karim
-
Pramono Anung Pastikan Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Naik Bulan Ini
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo