Matamata.com - Pesulap Limbab ternyata sempat menjadi seorang pegawai negeri sipil (PNS). Master Limbad pun blak-blakan soal masa lalunya itu saat berbincang dengan Raffi Ahmad di tayangan 'Siyap Bos', Trans7, Selasa (5/5/2020).
Vicky Prasetyo yang mendadak menjadi moderator Limbad menjelaskan perihal PNS tersebut.
"Dari kelas empat SD sudah belajar sulap, itu tahun 90-an. Dia juga pernah jadi pegawai negeri," kata Vicky Prasetyo.
Tapi, Limbad akhirnya memilih jalan kariernya sebagai pesulap. Demi mengejar cita-citanya, Limbad bahkan rela meninggalkan profesi PNS.
Maklum, Limbad dan keluarganya memang menekuni dunia sulap sejak lama. Karena itu keputusan lelaki asal Tegal ini mengundurkan diri dari PNS mendapat dukungan keluarga.
"Karena dulu keluarganya itu seneng banget dunia magic. Jadi lebih fokus ke sulap," jelas Vicky Prasetyo.
Bermula dari melihat pertunjukan di alun-alun desa, keinginan Limbad jadi pesulap lantas muncul. Dari situ, Limbad mulai mencoba menggeluti ilmu sulap dan mempelajari trik-triknya.
"Terinspirasi dari awalnya nongkrong di alun-alun, suka main-main sulap terus ikutan, yaudah belajar," tutupn Vicky Prasetyo yang diangguki Limbad.
Wah, siapa sangka dulu Limbad pernah jadi PNS ya. [Herwanto]
Berita Terkait
-
Seskab Teddy, Yovie Widianto, dan Raffi Ahmad Bahas Strategi Bahasa Indonesia Mendunia
-
Rekor! Zakat Istana 2026 Tembus Rp4,3 Miliar, Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Ngeri! Akibat Cuaca Buruk, Helikopter Raffi Ahmad Nyaris Jatuh di Bali
-
Gibran Rakabuming Apresiasi Konser Amal dan Film Timur untuk Korban Bencana Sumatera
-
Peduli Bencana Alam! Vicky Prasetyo bersama Tim Solidarity Squad, Salurkan Bantuan 30 Ton Sembako ke Aceh
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo