Matamata.com - Di tengah pandemi virus corona, Acha Septriasa turut tergabung dalam sebuah projek web series Curhat Online yang mengharuskannya syuting secara online dari rumah.
Acha Septriasa sampai menyiapkan sebuah ruangan khusus di rumahnya untuk menjalani proses syuting.
"Sama kayak temen-temen lain yang udah berkeluarga, sama pasti challengenya di sini (anak-anak). Jadi aku udah menyiapkan isolation room sendiri untuk aku berada di kamar ini sendiri selama syuting," kata Acha Septriasa dalam telekonfrensi pers, Kamis (14/5/2020).
Bagi Acha Septriasa, membagi waktu untuk syuting dan mengurus keluarga ada tantangan tersendiri. Apalagi perbedaan waktu di Australia dan Indonesia yang cukup signifikan.
"Syuting itu aku udah bilang sama line produser kita. Pokonya gue syuting bolehnya setelah jam 16.00 WIB. Karena disini jam segitu abis jam buka puasa, bedanya 3 jam di Australia dari Jakarta lebih cepat," lanjutnya.
Acha juga harus menyesuaikan waktu syutingnya dengan pemain lain yang ada di Jakarta. Sebab, saat ini dirinya tinggal di Australia bersama suami dan anaknya.
"Jadi penyesuaian soal waktu itu yang bikin kita. Akhirnya memutuskan jam 16.00 WIB sore baru syuting," kata Acha.
"Kalau syuting sehari dua episode, itu berarti kepotong waktu magrhib di Jakarta, dan perlu istirahat dulu sejam hormatin temen-teman yang lagi mau buka puasa, habis itu lanjut syuting lagi," ujarnya.
Diproduseri Gading Marten, Acha Septriasa terlibat dalam sebuah web series berjudul "Curhat Online". Bintang film Heart itu mengatakan syuting di tengah pandemi corona ini berkah baginya.
Siapa yang sudah nggak sabar nonton web seriesnya?
Berita Terkait
-
Dicap Antagonis, Meriam Bellina Lepas Image Jahat di Film 'Titip Bunda di Surga-Mu'
-
Penuh Haru! Kisah Acha Septriasa Pindah Agama dalam 'Air Mata Mualaf'
-
Acha Septriasa Merasa Sulit dan Ragu, Perankan Seorang Mualaf
-
Menegangkan! Acha Septriasa dan Vino G Bastian Adu Akting di Film 'Qodrat 2', Tayang Lebaran Idulfitri 1446 H
-
Pilih Jadi Produser, Dian Sastrowardoyo Tak Berani Bintangi Film Horor
Terpopuler
-
Soroti Anggota Polri Ikut Ormas, Ketua Komisi III DPR: Etis Enggak Pimpinan Deklarasi?
-
Golkar Desak Badan Gizi Nasional Jamin Transparansi Penunjukan Titik SPPG
-
KSP Tegaskan Komitmen Penyelamatan Aset Negara, Satgas PKH Amankan Rp371 Triliun
-
Sentil Asas Keadilan, Menteri HAM Usul Sipil Juga Bisa Duduki Jabatan Strategis di Polri
-
Menkum Supratman Ingatkan ASN Tak Main-main dengan Layanan Publik Usai Rentetan Kasus Korupsi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo