Matamata.com - Rencana penerapan New Normal oleh pemerintah kini sedang menjadi topik perbincangan yang hangat.
Hal tersebut juga tak luput dari perhatian sederet artis, salah satunya Tompi.
Menurutnya, New Normal bisa diaplikasikan jika angka kasus baru virus corona (Covid-19) sudah minimal.
''“New Normal “itu BISA diaplikasikan Bila Angka kasus baru COVID sudah minimal bahkan lbh baik lagi sudah NOL,'' cuit Tompi.
Lebih lanjut ia menilai bahwa New Normal di Indonesia lebih baik ditunda dulu.
Hal ini lantaran masih banyak angka kematian dan kasus infeksi.
''kl masih banyak angka kematian dan kasus infeksi aktifnya : TUNDA lah,'' tegasnya.
Kendati demikian, persiapan New Normal menurut Tompi memang harus segera dilaksanakan sedini mungkin.
Salah satunya adalah mengedukasi masyarakat agar tidak kaget saat New Normal sudah dijalankan.
''Namun persiapan ke arah sana bisa dikerjakan sedini mungkin. Masyarakat diedukasi dan dipersiapkan,'' tutup Tompi.
Berita Terkait
-
Tompi Jelaskan Kondisi Medis Mata Gibran dan Kritik Stand-Up Comedy Pandji Pragiwaksono
-
Tompi Meradang ke Tim Atta Halilintar usai Jadi Korban Konten Pamer, Singgung soal Makhluk Bodoh
-
Terbaru Andika Kangen Band, Ini 7 Musisi Nikah dengan Dokter
-
Ustaz Solmed Kalah? Dokter Tompi Pamer Rumah Mewah Seharga Rp100 Miliar, Bak Museum
-
Ustaz Solmed Lewat, Tompi Spill Rumah Mewahnya yang Seharga Rp100 Miliar
Terpopuler
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Australia hingga Brasil Antre Minta Pupuk ke Indonesia
-
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Targetkan Lompatan Besar di Agustus 2026
-
Polri Siapkan 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi untuk Diresmikan Presiden Prabowo
-
Kemenhaj Siapkan 15 Juta Porsi Makanan Khas Nusantara untuk Jemaah Haji Indonesia
-
Prabowo Minta TNI-Polri Bersih-bersih Institusi: Jangan Ada yang Backing Judi dan Narkoba
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo