Matamata.com - Adik Syahrini sekaligus manajernya, Aisyahrani kembali menyambangi Polda Metro Jaya pada hari ini, Selasa (2/6/2020). Kehadirannya untuk menjadi saksi terkait kasus lamanya dengan Lia Ladysta.
Rani sapaannya mengatakan ingin menindak lanjuti gugatan lamanya terhadap Lia Ladysta. Perempuan tersebut dilaporkan polisi oleh Syahrini atas ucapannya soal pencemaran nama baik 'Tim Pak Haji' tahun lalu.
"Dalam hal ini saya dipanggil sebagai saksi di laporan yang 2019 menindak lanjuti laporan terdahulu," kata Aisyahrani eksklusif kepada MataMata.com saat ditemui di Polda Metro Jaya, Selasa (2/6/2020).
"Yang dulu pencemaran nama baik juga yah. Terlapornya seperti itu yah (Lia Ladysta)," tegasnya.
Pihak Syahrini telah menyimpan hasil bidik layar terkait video program Pagi Pagi Pasti Happy edisi 14 Maret 2019 sebagai barang bukti sebagai informasi terkait pelaporan itu.
Pelaporan itu dilakukan lantaran Lia Ladysta dianggap memfitnah dengan mengatakan kalau Syahrini pernah dekat dengan pengusaha asal Kalimantan yang dijuluki pak haji. Laporan tersebut terigister dalam nomor laporan LP/1690/III/2019/PMJ/DIT RESKRIMSUS tanggal 19 Maret 2019.
Tunggu kabar selanjutnya. [Herwanto]
Berita Terkait
-
Mualem Kecam Pengeroyokan Warga Aceh di Polda Metro Jaya, Desak Kapolri Turun Tangan
-
Kasus Dugaan Penistaan Agama Pandji Pragiwaksono, Polisi Segera Periksa Sejumlah Ahli
-
Rocky Gerung Bela Dokter Tifa di Polda Metro: Meneliti Itu Metodologi, Bukan Penghinaan!
-
Kondisi Kesehatan Menurun, Polda Metro Jaya Tunda Pemeriksaan Lanjutan Richard Lee
-
Anggota DPR: Kritik Pandji Pragiwaksono dalam 'Mens Rea' Tak Perlu Dilaporkan ke Polisi
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo