Matamata.com - Perihal ditolaknya gugatan yang dimasukkannya ke Mahkamah Agung terkait kasus Hak Kekayaan Intelektual merek Bensu, Ruben Onsu belum mau menanggapi.
Usai memandu program Brownis, Ruben memilih menghindari awak media yang tengah menunggunya di depan gedung Trans TV yang berlokasi di kawasan Kapten P. Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Suami Sarwendah itu langsung masuk ke mobil mewahnya tanpa banyak bicara.
Tidak ada komentar yang keluar dari mulutnya. Dia hanya melambaikan tangan tanda belum mau diwawancara.
Ruben Onsu memang sempat mengajukan gugatan ke Pengadilan Niaga Jakarta Pusat karena nama "Bensu" yang dia gunakan untuk merek bisnis ayam gepreknya memiliki kesamaan dengan merek dagang lain pada 25 September 2018.
Namun, perkara bernomor 48/Pdt.Sus-HKI/Merek/2018/PN Niaga Jkt.Pst itu ditolak Majelis Hakim pada 7 Februari 2019. Lalu pada Agustus 2019, Ruben Onsu lalu mengajukan gugatan lagi yang kini kembali ditolak oleh Mahkamah Agung. [Ismail]
Berita Terkait
-
Hati-hati! KUHP Baru Incar Aset BUMN, Jaksa Agung Muda Sebut BJR Bukan 'Tameng' Mutlak
-
Syarief Khan akan Somasi dan Laporkan Selebgram ke Polisi, dengan Dugaan Fitnah
-
Mendapat Ancaman Pembunuhan dari OTK, Aktor Syarief Khan Yakin Dugaan Persaingan Bisnis
-
Dari Kemenkeu ke BI: Thomas Djiwandono Resmi Jabat Deputi Gubernur Usai Diambil Sumpah oleh MA
-
MA Pastikan Tindaklanjuti Laporan Tom Lembong terhadap Tiga Hakim
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo