Matamata.com - Mantan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Thomas Djiwandono, resmi dilantik sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2026-2031. Prosesi pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung oleh Ketua Mahkamah Agung (MA), Sunarto, di Kompleks Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Senin (9/2/2026).
“Saya berjanji bahwa saya akan melakukan tugas dan kewajiban Deputi Gubernur Bank Indonesia dengan sebaik-baiknya dan penuh rasa tanggung jawab,” ujar Thomas saat membacakan sumpahnya di hadapan Ketua MA.
Dalam prosesi tersebut, Thomas juga menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas dengan tidak menerima atau menjanjikan apa pun kepada pihak mana pun, serta setia kepada konstitusi dan haluan negara.
Thomas tiba di lokasi pelantikan sekitar pukul 14.00 WIB didampingi pihak keluarga. Terlihat hadir di antaranya Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim, Hashim Djojohadikusumo, serta Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Budisatrio Djiwandono.
Acara inti pengambilan sumpah berlangsung khidmat selama kurang lebih 10 menit, yang dimulai pada pukul 14.20 WIB dan ditutup dengan sesi ramah tamah.
Sejumlah pejabat tinggi negara turut menyaksikan pelantikan ini. Di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, serta dua Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara dan Juda Agung.
Hadir pula Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti, Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun, Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu, serta Kepala Eksekutif Pengawas PVML OJK, Agusman.
Dengan pelantikan ini, Thomas Djiwandono resmi memulai masa jabatannya di jajaran Dewan Gubernur Bank Indonesia, memperkuat sinergi antara kebijakan fiskal yang ia pahami sebelumnya dengan kebijakan moneter di bank sentral. (Antara)
Berita Terkait
-
Kemenkeu: Penyaluran Dana Desa di Bengkulu Capai Rp149,56 Miliar, Mukomuko Tercepat
-
Menkeu Tak Nonaktifkan Dirjen Bea Cukai Meski Namanya Muncul dalam Dakwaan Kasus KPK
-
Rupiah Melemah, Prabowo Beri Restu BI Jalankan 7 Jurus Penyelamatan Ini
-
Menperin Temui Menkeu, Bahas Peluang Insentif Kendaraan Listrik demi Perkuat Industri
-
Rupiah Melemah Tembus Rp17.289, Menko Airlangga Sebut Akibat Gejolak Global
Terpopuler
-
Huni Rumah Bambu Sejak 1984, Warga Bantul Akhirnya Dapat Program Bedah Rumah dari Dua Menteri
-
Respons KPK Terkait Instruksi Presiden Prabowo Soal Penguatan Anggaran Pemberantasan Korupsi
-
Diduga Menipu hingga Miliaran Rupiah, Pengusaha Kayu Lapis di Sukabumi Dilaporkan ke Polisi
-
Mendag Siapkan Tiga Permendag Baru Atur Ekspor CPO hingga Batu Bara via BUMN
-
IHSG Hari Ini Anjlok 4 Persen, Menkeu Purbaya Andalkan Fundamental Ekonomi
Terkini
-
Huni Rumah Bambu Sejak 1984, Warga Bantul Akhirnya Dapat Program Bedah Rumah dari Dua Menteri
-
Respons KPK Terkait Instruksi Presiden Prabowo Soal Penguatan Anggaran Pemberantasan Korupsi
-
Mendag Siapkan Tiga Permendag Baru Atur Ekspor CPO hingga Batu Bara via BUMN
-
IHSG Hari Ini Anjlok 4 Persen, Menkeu Purbaya Andalkan Fundamental Ekonomi
-
SBY: UMKM Kunci Ketahanan Ekonomi Hadapi Ketidakpastian Global 2026