Matamata.com - Soal kebijakan new normal ditengah pandemi virus corona, Atiqah Hasiholan menilai bahwa Indonesia belumlah siap.
Hal ini lantaran ia menilai bahwa masyarakat masih dalam keadaan was was.
"Kalau aku sih jujur menilai Indonesia belum siap dengan new normal. Ya new normal lu mendoktrin orang this is new normal. Sementara kita masih dalam keadaan waswas, cemas," kata Atiqah Hasiholan dalam siaran langsung Instagram bersama Amanda Gratiana baru-baru ini .
Menurutnya, menjaga kebersihan merupakan sebuah kedisiplinan, bukanlah normal baru.
"Kayak cuci tangan dan langsung mandi setelah bepergian itu bukan lah normal baru, tapi itu adalah kedisiplinan diri menjaga kesehatan dan kebersihan," katanya.
"Prinsip hidup sehat sudah ada sejak dulu kala. ya kita nya aja baru lakuin ditengah situasi kepepet ini. yang memang seharusnya kita jaga kesshatan dan kebersihan," kata dia lagi.
Atiqah menyoal anjuran jaga jarak di masa new normal. Sebab, sabagai manusia, berosialiasi dan berinteraksi adala kodratnya.
"Kayak pegangan tangan, dekat, berpelukan. Dengan keadaan sekarang orang harus jaga jarak disebut new normal, itu menjauhkan kita dari kodratnya sebagai manusia ya," kata Atiqah. (Herwanto)
Berita Terkait
-
Permenhut 6/2026 Jadi Kunci Stabilitas dan Kepastian Proyek Karbon di Indonesia
-
Menkeu Purbaya: Indonesia Masuk 'Survival Mode', Tak Ada Lagi Ruang Inefisiensi
-
Kementan: Industri Sawit Indonesia Ramah Lingkungan dan Siap Menuju B50
-
RI Incar Kursi Komite Warisan Budaya Takbenda UNESCO 2026-2030
-
Jepang Sebut Indonesia Destinasi Investasi Menjanjikan, Sektor Otomotif Jadi Andalan
Terpopuler
-
KPK Dalami Praktik Jual Beli Kuota Haji Lewat Direktur Marco Tour & Travel
-
Beban Kerja Tinggi, Pemprov DKI Setujui Penambahan Personel Satpol PP
-
Permenhut 6/2026 Jadi Kunci Stabilitas dan Kepastian Proyek Karbon di Indonesia
-
Menkeu Purbaya: Indonesia Masuk 'Survival Mode', Tak Ada Lagi Ruang Inefisiensi
-
Pernah Alami Trauma, Karina Suwandi Tak Kapok Bintangi Film Horor 'Tumbal Proyek'
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo