Matamata.com - Ketua IDI (Ikatan Dokter Indonesia) Bali melaporkan Jerinx SID ke pihak kepolisian. Hal ini dibenarkan oleh Humas Polda Bali, Syamsi.
Syamsi mengatakan jika pihak IDI membuat laporan dengan dugaan kasus ujaran kebencian dan pencemaran nama baik yang dilakukan oleh Jerinx SID melalui media sosial.
"Dia ada postingan atau kata-kata kalimat gara-gara bangga jadi kacung WHO," terang Syamsi, Humas Polda Bali.
Lebih lanjut, Syamsi menjelaskan alasan lain mengapa ketua IDI Bali melaporkan Jerinx ke polisi.
"Iya makanya Ketua IDI melaporkan, karena dia sebut IDI disitu. Makanya IDI wilayah Bali ini melaporkan yang bersangkutan," terangnya.
Tak hanya itu, Syamsi juga mengatakan jika Jerinx SID mangkir dalam panggilan polisi pertama. Dalam panggilan tersebut, Jerinx SID harusnya menjalani pemeriksaan sebagai saksi.
Oleh karena itulah, pihak kepolisian sudah melayangkan panggilan yang kedua kalinya untuk Jerinx SID.
"Jadi ada surat panggilan itu betul akan diperiksa sebagai saksi harusnya kemarin, tetapi karena yang bersangkutan tidak hadir maka penyidik melayangkan surat panggilan kedua,'' terangnya.
Berita Terkait
-
Tak Gentar! Doktif Siap Bongkar Kasusnya di Pengadilan, Usai Jadi Tersangka Laporan Richard Lee
-
Viral! Jerinx SID Ngamuk Gegara Nora Alexandra Kembali Dihujat Netizen
-
Ada yang Sudah Tak Nyoblos Sejak 2019, Ini 4 Artis Pilih Golput 2024
-
Nora Alexandra Ancam Polisikan Situs Judi Online Gacor: Tolong Malu
-
Video Bokong Nora Alexandra Dikeplak Jerinx SID Viral: Cuma 1 Drummer yang Bisa Seperti Ini
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo