Matamata.com - Ashanty diam-diam telah melaporkan balik rekan bisnisnya, Martin Pratiwi, ke Polda Metro Jaya atas tuduhan pencemaran nama baik. Istri Anang Hermansyah ini jalani pemeriksaan tambahan pada hari, Jumat (7/8/2020)
Kedatangan Anang Hermansyah dan Ashanty ke Polda Metro Jaya, salah satunya juga ingin berkonsultasi kepada penyidik terkait hinaan yang diterima Aurel Hermansyah. Ashanty dan Anang masih menunggu perkembangannya soal kasus ini.
"Aku diskusi aja, kalau sudah parah banget aku akan ambil jalur hukum. Hati-hati bermedia sosial," klarifikasi Ashanty di live YouTube The Hermansyah A6 hari ini, Jumat (7/8/2020).
Ashanty juga mengaku sudah telponan dengan pemilik account keluarga Aisyah itu. Bahwa pelakunya @aisyah_maharani_123 itu benar, tapi dia memakai foto anak kecil yang salah.
Jadi Aisyah bermulut jahat itu menyamar. Dia memakai foto orang lain.
"Dia nyamar, pas kita telusuri alamatnya bener dia tapi kok bukan dia. Dia pakai punya orang. Bener katanya masih dibawah umur, tapi bukan Aisyah yang ada di foto tersebut. Katanya perempuan juga tapi dia nggak pakai muka sendiri. Aisyah aslinya di Medan, orangtuanya sudah telpon aku. Dia minta pelakunya ditangkap karena mencemarkan.
"IG yang aku posting bener, masih cari-cari kebenarannya, masih cari tahu siapa sebenernya orang ini. Kalau dia makin keterlaluan, kalau dia nggak muncul, kita cari. Untuk Aisyah yang asli yang mulutnya sejahat itu, tunjukkan diri Anda," lanjut Ashanty.
Hal ini senada dengan yang diungkap Ashanty di Instagram. Pihak akun Instagram @aisyah_maharani_123 mengatakan kalau akun mereka dipakai oleh orang lain. Meski demikian Ashanty masih terus melacaknya.
"Terima kasih buat semua perhatiannya, pihak @aisyah_maharani_123 menghubungi dan mengatakan account IG-nya dipake oleh orang lain katanya, tapi kita juga masih tetap mencari tau siapa sebenarnya yang menulis dan melakukan ini," ungkap Ashanty di Instagram Story.
Ashanty juga menjelaskan pada postingan selanjutnya kalau foto anak kemaren jadi korban, ternyata pelakunya alamat semua benar hanya bukan Aisyah ini, bukan Aisyah yang di Medan. Tim Ashanty akan terus mencari siapa pelaku sebenarnya yang mengatasnamankan Aisyah.
"Baik Pak. Kami seluruh anggota keluarga Aisyah Maharani juga merasa dirugikan oleh akun @aisyah_maharani_123 dan semoga orang dibalik akun itu bisa ditangkap. Sekali lagi kami sekeluarga mengucapkan terima kasih yang sangat mendalam kepada bapak dan seluruh keluarga bunda Ashanty," lanjut Ashanty yang sudah dihubungi pihak Aisyah yang merasa dirugikan.
Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah akun Instagram @aisyah_maharani_123 memberi komentar yang tajam terhadap Aurel Hermansyah di Instagram.
Di situ, akun tersebut menyebut Aurel Hermansyah ganjen. Tidak itu saja, ia menyebut memiliki video ausila Aurel Hermansyah dengan laki-laki lain
Berita Terkait
-
Polda Metro Jaya Periksa Instansi Terkait dan Ditjen Perkeretaapian Soal Kecelakaan di Bekasi
-
Mualem Kecam Pengeroyokan Warga Aceh di Polda Metro Jaya, Desak Kapolri Turun Tangan
-
Kasus Dugaan Penistaan Agama Pandji Pragiwaksono, Polisi Segera Periksa Sejumlah Ahli
-
Rocky Gerung Bela Dokter Tifa di Polda Metro: Meneliti Itu Metodologi, Bukan Penghinaan!
-
Kondisi Kesehatan Menurun, Polda Metro Jaya Tunda Pemeriksaan Lanjutan Richard Lee
Terpopuler
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Australia hingga Brasil Antre Minta Pupuk ke Indonesia
-
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Targetkan Lompatan Besar di Agustus 2026
-
Polri Siapkan 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi untuk Diresmikan Presiden Prabowo
-
Kemenhaj Siapkan 15 Juta Porsi Makanan Khas Nusantara untuk Jemaah Haji Indonesia
-
Prabowo Minta TNI-Polri Bersih-bersih Institusi: Jangan Ada yang Backing Judi dan Narkoba
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo