Matamata.com - Betrand Peto ternyata sangat menyukai dunia horor. Hal ini diutarakan oleh Ruben Onsu.
Karena kecintaannya, Betrand Peto sampai membuat podcast berkisah tentang cerita mistis yang pernah dialaminya.
"Oh itu podcast, dia mah suka horor-hororan. Dia suka nonton. Jadi ya sudah," ujar Ruben Onsu, saat ditemui di kawasan Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (13/8/2020).
Secara gamblang, Ruben Onsu bahkan menyebut Betrand Peto merupakan sosok yang pemberani ketimbang dirinya.
"Pemberani, dia termasuk yang pemberani. Lebih beranian dia dari pada saya," kata Ruben Onsu.
"Dalam segala hal dia berani. Makanya ketika dia mau ambil program itu ya happy. Tapi kalau saya cuma bercandain doang ya, 'Nyo nggak jadi syuting'. Uh dia bete," ujar presenter "Brownis" ini.
Betrand Peto pun mengaku senang mengisi podcast mengenai horor. Saking antusiasnya ia masih menceritakan pengalaman horornya kepada orangtua angkatnya.
"Sampai pulang saja dia masih lanjutin ceritanya. Kalau dia pulang kita sudah tidur, pas pagi di meja makan dia cerita lagi. Jadi dia ingin cerita apa yang terjadi sama dia di malam hari, jadi saya harus dengerin itu," tutur Ruben.
Wah nggak nyangka banget ya ternyata Betrand Peto suka dengan dunia horor! (Ismail)
Berita Terkait
-
Betrand Peto Raih Juara 2 di Badminton 'Sportstive+'
-
Review Film Kuyank: Saatnya Horor Berbicara soal Realita Kultural, Bukan Hiperbola
-
Menegangkan! Gegara Pohon Beringin, Sara Fajira Kesurupan saat Syuting Film 'Maju Serem Mundur Horor'
-
Ghost Train: Saat Horor Jadi Cermin Sifat Gelap Manusia
-
'Kitab Sijjin dan Illiyyin' Dominasi Bioskop, Bukti Film Horor Indonesia Terus Naik Kelas
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo