Matamata.com - Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kembali buka suara perihal rumah tangga dengan Puput Nastiti Devi. Hal ini diketahui dari unggahan YouTube Mata Najwa pada hari Senin (17/8) lalu.
Ahok ditanya oleh Najwa perihal laporan yang ia masukkan ke polisi perihal pencemaran nama baik.
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini lantas membeberkan apa maksud dirinya melaporkan oknum ke polisi karena pencemaran nama baik.
"Tiba-tiba Yosafat sekarang dikatakan anak haram. Saya pikir ini tuh kebohongan ini dilakukan berulang-ulang kalau nggak ada sanggahan nanti dianggap benar. Makanya, saya tegur orang ini," ujar Ahok.
Ia pun mengatakan sangat kesal saat anaknya dikatakan anak haram.
"Tapi dia masih ngatain macam-macam anak haram lah, kita tegur lalu ini bukan anak haram, ini anak resmi kok. Saya nikah resmi, ada surat cerai ada surat nikah eh dia makin senang sama respon saya," tambah Ahok.
Ahok pun pada akhirnya memproses oknum yang mengatakan istrinya pelakor dan putranya anak haram.
"Jadi untuk lebih untuk mengirim pesan ya Koh, saat melapor ke polisi?" tanya Najwa Shihab.
Ayah empat anak ini mengaku terlanjur sakit hati dan memberi jawaban pedas.
"Iya, dia bilang mau minta maaf. Enak aja lu bilang mau minta maaf. Kamu sadar nggak, istri saya bukan pelakor. Jadi jangan menanamkan sesuatu seperti itu, apalagi nak saya disebut anak haram," tambahnya.
Wah, ternyata Ahok tegas nih kalau keluarganya diusik sama oknum yang suka julid. Gimana nih pendapatmu menyimak kronologi Ahok lapor ke polisi perihal pencemaran nama baik?
Berita Terkait
-
Terdakwa Korupsi LNG Pertamina Desak Ahok dan Nicke Widyawati Bersaksi di Persidangan
-
Ahok Pastikan Hadir Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi Minyak Mentah Rp285 Triliun
-
Selamat Ulang Tahun, CintakuUcapan Romantis Ahok dan Perayaan Sederhana di Hari Spesial Puput Nastiti
-
Istri Sah Bongkar Tarif Ani-ani yang Dibooking Andrew Andika: Bangga Udah Dipake Artis!
-
Dituding Berzinah, Tisya Erni Mangkir Pemanggilan Laporan Amy BMJ di Polda Metro Jaya
Terpopuler
-
Kementerian PU Tuntaskan SPPG Makan Bergizi Gratis di PLBN Wini dan Motamasin NTT
-
Puan Maharani Ingatkan Etika Mengkritik: Harus Santun dan Saling Menghargai
-
DPR Sahkan UU Pelindungan Saksi dan Korban, Atur Dana Abadi Hingga Independensi LPSK
-
Gibran Kritik Minimnya Penerangan dan Pemeliharaan Sentra Pendidikan Mimika
-
Konflik Iran AS: China Protes Penyitaan Kapal di Selat Hormuz dan Ancaman Bom Trump
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo