Matamata.com - Kombes Pol Sudjarwoko selaku Kapolres Metro Jakarta Utara mengungkapkan penangkapan Jaka Hidayat terkait kasus narkoba. Hal ini bermula dari laporan masyarakat.
"Berawal dari informasi masyarakat bahwa di salah satu hotel di kawasan Jakarta Utara ada orang yang menyalahgunakan narkoba," terangnya.
Setelah ditelusuri, Sudjarwoko mengatakan bahwa timnya menemukan fakta tindak penyalahgunaan narkoba itu benar adanya.
"Lalu informasi itu kita tindak lanjuti. Setelah dilakukan pengecekan ternyata benar," ujar Sudjarwoko.
Saat itu, polisi bertemu lelaki berinisial NY yang gerak-geriknya mencurigakan. Barulah diketahui kalau dia berniat mengantar narkoba jenis sabu buat Jaka Hidayat.
"Kemudian ditemukan gerak-gerik mencurigakn dari NY yang ternyata sedang menunggu TSK JH untuk mengantarkan pesanan narkoba jenis sabu. Dan ditemukan barang bukti berupa sabu," sambungnya lagi.
Penangkapan itu terjadi pada Rabu (2/9/2020) siang. Jaka Hidayat diamankan saat berada di hotel kawasan Jakarta Utara itu.
"Kejadian ini terjadi pada 2 September 2020 pukul 14.30 WIB lokasinya di hotel di daerah Jakarta Utara. Dengan tersangka pertama berinisial JH," papar Sudjarwoko.
"Kemudian tersangka kedua berinisial NY yang berperan sebagai kurir. Pekerjaannya adalah karyawan swasta usia diperkiraan umur 44 tahun," imbuhnya. (Ismail)
Berita Terkait
-
Artis Berinisial RA Dibekuk Kasus Narkoba
-
Jaka Hidayat Tertangkap Kasus Narkoba, Sahabat: Nggak Kelihatan Pemakai
-
Jaka Hidayat eks Drummer BIP Ungkap Alasan Pakai Sabu: Kangen
-
Sejak 2002, Jaka Hidayat eks Drummer BIP Sudah Pakai Sabu
-
LIVE: Rilis Penangkapan Jaka Hidayat eks Drummer BIP Terkait Narkoba
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo