Matamata.com - Dengan barang bukti berupa sabu-sabu seberat 0,4 gram, polisi menangkap bintang sinetron Renald Ramadhan pada 15 Oktober lalu. Kepolisian pun tak menampilkan RR dihadapan publik karena masih berusia 17 tahun.
"Kenapa saya tidak hadirkan RR di sini karena yang bersangkutan masih berusia 17 tahun," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (19/10/2020).
Renald Ramadhan sendiri lahir pada 22 November 2002. Pemeran Satria dalam sinetron Dari Jendela SMP ini pun nantinya akan ada pendampingan. "Makanya nanti akan ada pendampingan karena masih di bawah umur," kata Yusri Yunus melanjutkan.
Peradilan yang akan dijalani Renald Ramadhan juga peradilan anak nantinya. Peradilan anak membuat Renald mendapat pendampingan berbeda dan sidang dilakukan tertutup.
"Sistem peradilannya pun nanti berbeda, makanya saya tidak bisa hadirkan," bebernya.
Polisi menangkap bintang sinetron Renald Ramadhan pada Kamis, 15 Oktober 20202 di sebuag hotel di kawasan Depok. RR ditangkap berdasarkan pengembangan penyelidikan yang dilakukan tiga hari sejak laporan masyarakat.
Renald Ramadhan disebut kooperatif saat penangkapan terjadi. Bahkan, ia mengaku dan menyebutkan lokasi di mana ia menyimpan sabu. "Dia kooperatif karena memang sudah kita intai sudah kita selidiki sudah sekitar tiga hari," ujar Yusri.
Menurut Yusri Yunus, bintang sinetron Dari Jendela SMP itu telah lima kali membeli sabu, dengan bandar yang berbeda-beda. Terakhir, Renald Ramadhan membeli sabu dari seorang bandar berinisial P.
Renald Ramadhan dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 subsider Pasal 112 UU No.35 tahun 2009 tentang narkotika atas kasus ini. Pihak kepolisian tak menampilkan RR dihadapan publik karena masih dibawah umur.
Berita Terkait
-
Komisi III DPR RI Puji Putusan Hakim PN Batam yang Tak Jatuhkan Vonis Mati pada Fandi
-
DPR Kritik Tuntutan Mati ABK Sea Dragon: Jangan Jadi Alat Putus Mata Rantai Narkoba
-
Terjerat Kasus Narkoba, Polres Jakbar Cokok Aktor Fachri Albar
-
Nyabu Biar Kurus, Dalih Virgoun Icip Narkoba Bikin Ngakak: Dietlah Bukan Makan Narkoboy!
-
Nangis di Depan Eva Manurung usai Ditangkap, Virgoun Minta Ampun: Maafkan Aku Nakal
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo