Matamata.com - Meski berpisah selama 10 tahun, perjalanan cinta Sarah Dee dan El Ibnu masih sama seperti dulu kala. Keduanya sering ribut karena masalah sepele bak pasangan baru.
"Gini-gini abang suka ngancem mau pergi. Pernah pesen grab untung aku cancel. Dia suka ngancem, suka dikejar-kejar, kayak film India aja lu bang," ujar Sarah Dee terkekeh.
Sarah dan El Ibnu sudah saling mengenal sejak keduanya duduk di bangku SD. Sarah bahkan menyebut Ibnu adalah cinta pertamanya.
Beranjak dewasa, keduanya memutuskan pacaran. Namun saat mau menuju ke jenjang yang lebih serius, El Ibnu pergi meninggalkan Sarah tanpa sebab.
Setelah berpisah, keduanya punya kehidupan masing-masing. Sarah kemudian menikah, begitupun dengan El Ibnu.
Kini mereka kembali dipertemukan. Tapi kondisi El tak seperti dulu lagi. Sekarang dia memiliki keterbatasan fisik akibat terserang stroke. Sehari-hari dia menggunakan kursi roda.
Terpisah selama 10 tahun, Sarah Dee tak lagi takut kehilangan El Ibnu setelah mereka kembali dipertemukan. Dia bilang, kekasihnya itu sudah tidak bisa lagi lari dari dekapannya.
"Oh nggak. Dia nggak bisa lari, mau lari ke mana. Aku dari dulu yakin-yakin aja. Dianya yang nggak yakin sama aku," kata Sarah Dee di Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Minggu (8/11/2020).
Sarah Dee meyakini, pertemuannya dengan El Ibnu merupakan rencana Tuhan. Bahkan ia merasa ada hikmah di balik penyakit stroke yang diderita mantan vokalis Elkasih itu.
"Aku bilang ke abang, 'abang dikasih seperti ini mungkin supaya abang nggak bisa lari'," ujarnya.
Berita Terkait
-
5 Kesaksian Artis yang Pindah Agama dari Islam Menjadi Kristen
-
Siap Nikahi Sarah Dee, El Ibnu: Dia Sudah Sumpah Sehidup Semati Sama Aku
-
El Ibnu Sempat Depresi karena Ibunda Meninggal, Begini Kondisinya
-
El Kasih Reborn Rilis Single Muntaber dengan Vokalis Baru
-
Firasat sebelum Ibu Wafat, El Ibnu: Saya Lihat Dia Ketakutan
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo