Matamata.com - Krisna Mukti lagi mengalami kejadian yang tak menyenangkan. Ponsel Krisna Mukti diretas orang tak dikenal. Pasalnya, ia memiliki beberapa dokumen pribadi yang bahaya jika tersebar.
Salah satunya seperti yang diakuinya diunggah di Twitter oleh akun @pakhartono7. "Dia itu sudah membajak hp gue, barang kali, diduga, itu sudah bisa masuk ke gallery gue," kata Krisna Mukti di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (4/12/2020).
Diduga, orang yang meretas ponselnya sudah menjelajah ke galerinya hingga mendapati video dirinya sedang mandi. Krisna Mukti mengaku kerap merekam dirinya sendiri saat mandi karena iseng.
"Ada juga satu adegan di mana gue lagi mandi, gue memang suka iseng kan gue lagi mandi. Gue videoin, tapi sebatas dada doang gitu (rekamnya) bawah enggak," ujar Krisna Mukti.
Menurut Krisna Mukti adalah hal yang wajar dia merekam video saat mandi. Hal itu bagian dari keisengannya. "Ya kita kan kalau iseng di rumah gue rasa siapapun juga pernah lah selfi selfi gitu, dalam keaadaan nggak pakai baju gitu kan," katanya melanjutkan.
Krisna Mukti tahu galerinya diretas lantaran video tersebut dikirim ke nomornya yang lain. Sebabnya, bintang sinetron Aku Ingin Pulang ini mulai panik.
"Kok itu (video) bisanya masuk ke wa gue, ada yang ngirim berarti dia sudah masuk ke gallery waktu gue di-hack. Karena video itu nggak pernah gue upload dan kasih ke siapa-siapa, itu konsumsi pribadi aja. Kok ada orang yang mengirim balik ke hp gue," tuturnya.
Saat temannya memberi kabar video vulgarnya ada di Twitter, Krisna Mukti semakin panik. Karena itu, ia langsung melapor ke kepolisian.
Laporan tersebut terdaftar dengan nomor LP/7223/XII/YAN.2.5/2020 SPKT PMJ. Dengan dugaan pencemaran nama baik melalui media elektronik dan atau mengakses data elektronik orang lain tanpa izin.
"Supaya orang itu jera tidak melakukan perbuatan yang tidak baik itu lagi mau nggak mau gue laporin," ucap Krisna Mukti.
Berita Terkait
-
Kasus Dugaan Penistaan Agama Pandji Pragiwaksono, Polisi Segera Periksa Sejumlah Ahli
-
Rocky Gerung Bela Dokter Tifa di Polda Metro: Meneliti Itu Metodologi, Bukan Penghinaan!
-
Kondisi Kesehatan Menurun, Polda Metro Jaya Tunda Pemeriksaan Lanjutan Richard Lee
-
Anggota DPR: Kritik Pandji Pragiwaksono dalam 'Mens Rea' Tak Perlu Dilaporkan ke Polisi
-
Buntut Pernyataan Soal Konsesi Tambang NU-Muhammadiyah, Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polisi
Terpopuler
-
DPR RI Minta Kemenlu Petakan Persebaran WNI di Meksiko Pasca-kerusuhan
-
Baznas RI Tetapkan Nisab Zakat Penghasilan 2026 Sebesar Rp7,6 Juta Per Bulan
-
Menaker Yassierli Targetkan Program Magang Nasional 2026 Jangkau Seluruh Provinsi
-
Menko AHY Ingatkan Ekspansi Pusat Data Harus Perhatikan Ketahanan Air Nasional
-
Peluk Hangat dari Amman: Presiden Prabowo Disambut Diaspora dan Mahasiswa Indonesia
Terkini
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo
-
Siapa Rachquel Nesia? Aktris Muda yang Baru Resmi Menikah dengan Kevin Royano