Matamata.com - Kesenian pantomim yang dikuasainya berusaha dilestarikan oleh seniman Septian Dwi Cahyo. Cara yang kerap dilakukannya adalah menularkannya pada anak hingga teman-teman di komunitas.
"Dari komunitas sampai ke keluarga saya turunkan. Tapi kelanjutannya tinggal saya serahkan kembali ke mereka masing-masing," kata Septian saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (11/12/2020).
Septian tak menemui kesulitan mengajari pantomim, terutama pada anaknya sejauh ini. Sebab kedua buah hatinya menyukai bermain gerak tubuh dan mimik wajah.
"Awalnya keinginan mereka sendiri. Karena dunia pantomim dunia imajinasi sangat dekat dengan anak-anak," ujarnya.
"Di rumah ada ruangan khusus untuk melatih komunitas jadi mereka lihat tanpa saya suruh," kata Septian lagi.
Di ruangan itu, Septian sebisa mungkin memancing orang untuk berimajinasi terhadap banyak hal, seperti naik sepeda motor hingga tarik tambang. "Sehingga imajinasinya terusik akhirnya kepengen bisa," katanya.
Orang-orang yang masuk ke ruangan tersebut berhasil dipancing Septian untuk langsung mempraktikannya selama ini.
"Karena buat saya kekuatan seni pantomim ketika dilihat langsung, jadi terasa langsung permainnam imajinasinya," katanya.
Berita Terkait
-
Kepergian Hamzah Sulaeman, Sosok Raminten yang Dicintai: Yogyakarta Berduka, Dunia Seni Kehilangan Ikon Budaya
-
Sule Ditawari Berbagai Jabatan Penting Tapi Ogah Ikutan Nyaleg: Menjaga Kesenimanan, Sadar Diri
-
Jadi Seniman, Fiersa Besari Pamer Bayar Pajak Penghasilan Tembus Rp119 Juta
-
Hendric Shinigami Dukung Lady Nayoan Ceraikan Rendy Kjaernett Meski Tato Syahnaz Sudah Diganti: Jangan Segampang Itu
-
Denise Chariesta Sebut Dirinya Seniman Sejati Usai Rilis Lagu Dalam Satu Hari!
Terpopuler
-
Pariwisata Berkelanjutan KEK Mandalika, ITDC Targetkan Tanam 15.000 Mangrove di 2026
-
Viral Merokok dan Main Gim saat Rapat Stunting, Anggota DPRD Jember Disidang Etik Gerindra
-
Aturan Buang Sampah Palembang: Pelanggar Didenda Rp500 Ribu Mulai Hari Ini
-
Menko Pangan Targetkan Pembangunan 2.000 Kampung Nelayan di Indonesia pada 2026
-
Penebusan Pupuk Subsidi Naik 36 Persen, Pupuk Indonesia Genjot Optimalisasi Distribusi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo