Matamata.com - Mahfud MD, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), secara resmi mengumumkan pembubaran Front Pembela Islam (FPI). Beberapa hari setelahnya, Nikita Mirzani mengunggah rasa syukurnya.
"Alhamdulillah wa syukurilah bubarkan tuh ormas pengacau," tulis Nikira Mirzani di instagram story, dikutip Minggu (3/1/2021).
Nikita Mirzani pun mengatakan bahwa Indonesia bebas dari radikal. Ibu tiga anak itu pun memberi selamat ke kepolisian Indonesia.
"Akhirnya Indonesia terbebas dari RADIKAL. Merdeka Indonesia, Bravo TNI & POLRI," lanjutnya.
Sebelumnya, komika Pandji Pragiwaksono juga menjadi salah satu yang bereaksi atas atas perubahan nama organisasi tersebut. Ia mengatakan sudah menerka peristiwa ini bakal terjadi.
"Percuma FPI dibubarin, palingan juga ganti nama," tulis Pandji Pragiwaksono di Instagram, Kamis (31/12/2020).
Kalimat itu rupanya pernah dilontarkan Pandji Pragiwaksono dalam stand up turnya bertajuk Merdeka Dalam Bercanda 2012. Terbukti, apa yang dikatakan bintang film Partikelir ini terjadi di tahun 2020.
"Akui saja, gue memang visioner," tutur Pandji Pragiwaksono.
Melengkapi postingannya, seniman 41 tahun itu juga menyertakan meme wajah seseorang dengan dua kolase singkatan FPI.
Pertama bertuliskan 'Front Pembela Islam bubar' disusul foto dengan tulisan lain, 'Front Persatuan Islam Berdiri.'
Sejak FPI dibubarkan, pujian atas kerja kepolisian Indonesia dipenuhi dengan banyaknya karangan bunga yang dikirimkan masyarakat ke instansi POLRI. Publik memuji kerja keras dan keberanian mereka membubarkan organisasi muslim tersebut.
Sebagai informasi, Mahfud MD juga menerangkan bahwa Front Pembela Islam merupakan organisasi terlarang. Namun, usai dilarang dan dibubarkan, tak lama berselang sekelompok orang dan tokoh mendeklarasikan organisasi bernama Front Persatuan Islam.
Berita Terkait
-
Pandji Pragiwaksono Penuhi Panggilan Bareskrim, Garansi Keadilan Restoratif Lewat Sidang Adat
-
Tempuh Jalan Damai, Pandji Pragiwaksono Tuntaskan Sanksi Adat di Tana Toraja
-
Kasus Dugaan Penistaan Agama Pandji Pragiwaksono, Polisi Segera Periksa Sejumlah Ahli
-
Anggota DPR: Kritik Pandji Pragiwaksono dalam 'Mens Rea' Tak Perlu Dilaporkan ke Polisi
-
Buntut Pernyataan Soal Konsesi Tambang NU-Muhammadiyah, Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polisi
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo