Matamata.com - Aktor muda, Marco Panari meninggal dunia pada Sabtu (30/01/21) lalu. Ia menghembuskan napas terakhir di usia 23 tahun.
Sang kakak yang juga seorang aktris, Angela Gilsha cuma bisa menangis saat ditemui awak media di bandara. Ia bahkan belum mau buka suara terkait kematian sang adik.
"Udah.. udah," ucap Gilsha dilansir dari channel YouTube SCTV.
Sang ibu, Albertini yang terlihat bersama Gilsha juga tak bisa menyembunyikan kesedihannya. "Udah, kasihan anak saya," sahut Albertini.
Lantas sang ibu mau buka suara kepada awak media. Ia diberi tahu oleh teman Marco bahwa mereka akan ke rumah sakit. Tapi saat menyusul ke rumah sakit, ia melihat putranya sudah meninggal dunia.
"Temannya dia (Marco) telepon saya, bilang mau bawa ke rumah sakit. Udah segitu aja. Saya langsung ke UGD, lihat Marco sudah enggak ada (meninggal). Sudah enggak ada," kata Albertini tak bisa menahan tangis.
Kepergian Marco meninggalkan duka bagi keluarga, rekan dan fans. Banyak rekan artis yang kaget mendengar kabar meninggalnya pemain sinetron Aku Bukan Manusia itu.
Pasalnya, Marco tak ada gejala penyakit apapun. Diduga Marco Panari meninggal karena tersedak.
Berita Terkait
-
Angela Gilsha Sempat Mau Dipanggil Tuhan: Tiap Hari Aku Minta Marco Jemput
-
Marco Panari Disebut Meninggal karena Tersedak, Angela Gilsha: Itu Ngaco
-
Bawa Abu Marco Panari, Angela Gilsha: Pertama Kali Aku Merasakan Hancur
-
Lakukan Visum, Polisi Sebut Marco Panari Konsumsi Miras dan Mi Instan
-
Kematian Mendadak Aktor Marco Panari Diusut Polisi
Terpopuler
-
Beautylogica Clinic Pakubuwono, Perawatan Kecantikan dengan Teknologi Canggih
-
Kezia Lizina Tertarik Bintangi Film 'Silent Dance' karena Soroti Dunia Tari
-
Keren! Irish Bella jadi Eksekutif Produser di Film 'Dosa: Penebusan atau Pengampunan'
-
Prabowo Targetkan Bagi 1.582 Kapal Ikan untuk Sejahterakan Nelayan
-
Prabowo Jadi Presiden Kedua yang Kunjungi Miangas, Janjikan Renovasi Sekolah dan Puskesmas
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo