Matamata.com - Kematian mendadak aktor Marco Panari kini terlah diusut lebih dalam Polsek Menteng.
Pihak polisi memanggil sejumlah saksi untuk dimintai keterangan soal kematian adik Angela Gilsha itu.
Menurut Kanit Reskrim Polsek Menteng, Kompol Ghozali Luhulima, pihaknya sudah memeriksa petugas keamanan dan juga teman dari Marco Panari.
“Kami sudah periksa beberapa saksi, termasuk security dan temannya,” ujar Ghozali Luhulima saat dihubungi awak media, Selasa (2/2/2021).
Sayangnya, Ghozali tak membeberkan secara detail soal pemeriksaan tersebut. Sebab, pihak kepolisian masih menunggu hasil visum.
“Nanti kalau hasil visum keluar, baru ketahuan meninggalnya karena apa. Saksikan cuma diminta keterangannya,” katanya.
Lebih lanjut, Ghozali memastikan bahwa belum ditemukan unsur pidana di balik kematian pemain sinetron Dia Bukan Manusia itu.
"Sementara ini hasil pemeriksaan kami tidak menemukan unsur pindana tidak ada," lanjutnya.
Marco Panari meninggal dunia di usia 23 tahun. Ia dikenal sebagai aktor dan model. Marco sempat ikut bermain dalam sinetron Dia Bukan Manusia.
Marco Panari meninggal pada 30 Januari 2021. Dia diduga tersedak sebelum menghembuskan napas terakhir.
Berita Terkait
-
Angela Gilsha Sempat Mau Dipanggil Tuhan: Tiap Hari Aku Minta Marco Jemput
-
Marco Panari Disebut Meninggal karena Tersedak, Angela Gilsha: Itu Ngaco
-
Bawa Abu Marco Panari, Angela Gilsha: Pertama Kali Aku Merasakan Hancur
-
Lakukan Visum, Polisi Sebut Marco Panari Konsumsi Miras dan Mi Instan
-
Marco Panari Meninggal Mendadak, Polisi Turun Tangan
Terpopuler
-
Beautylogica Clinic Pakubuwono, Perawatan Kecantikan dengan Teknologi Canggih
-
Kezia Lizina Tertarik Bintangi Film 'Silent Dance' karena Soroti Dunia Tari
-
Keren! Irish Bella jadi Eksekutif Produser di Film 'Dosa: Penebusan atau Pengampunan'
-
Prabowo Targetkan Bagi 1.582 Kapal Ikan untuk Sejahterakan Nelayan
-
Prabowo Jadi Presiden Kedua yang Kunjungi Miangas, Janjikan Renovasi Sekolah dan Puskesmas
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo