Matamata.com - Barang bukti yang diamankan dari penangkapan anak Rita Sugiarto, Raffi Zimah telah diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus. "Saat dilakukan penggeledahan ditemukan ada barang haram narkotika jenis sabu 0,9 gram," kata Yusri Yunus saat konfrensi pers di Polda Metro Jaya, Rabu (19/5/2021).
Selain sabu, aparat kepolisian juga menemukan barang bukti berupa alat isap sabu alias bong, korek api hingga ponsel. Dari situ, Yusri Yunus menyebut bahwa petugas langsung memburu sosok berinisial RW. Dia disebut sebagai pemasok sabu untuk Raffi Zimah.
"Kemudian kita lakukakn pengembangan jam 6 sore berhasil mengamankan RW di Kelapa Dua Wetan, Ciracas kita lakukan penggeledahan ada 1 klip sabu seberat 0,2 gram," tutur Yusri Yunus.
Lalu ada juga sosok berinisial AK yang ditangkap. Bedanya di sana polisi menyita sabu seberat dua gram.
"Kita mengamankan 1 orang AK di daerah Kayu Putih, Pondok Cabe, Pamulang. (Menemukan) 2 gram sabu saat penggeledahan," ujar Yusri Yunus.
Seperti diketahui, Raffi Zimah diciduk di sebuah hotel kawasan Ciracas, Jakarta Timur. Dia diamankan pada Senin (17/5/2021).
Atas kasus ini, Raffi Zimah dijerat Pasal 127 ayat 1 tentang Narkotika dengan ancaman empat tahun penjara. Sementara rekannya AK dan RW dikenai dengan Pasal 114 jo 112 UU RI tentang Narkotika dengan ancaman 20 tahun penjara.
Tag
Berita Terkait
-
Wow! Ini Deretan Penyanyi yang Laku Keras Dapat Saweran hingga Ratusan Juta
-
Lirik Lagu Ajojing - Rhoma Irama feat Rita Sugiarto
-
Profil Rita Sugiarto Diva Dangdut yang Dikabarkan Meninggal Dunia
-
Rita Sugiarto Dikabarkan Meninggal Dunia, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Kabar Duka Rita Sugiarto Meninggal Dunia, Benarkah?
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo