Matamata.com - Ruben Onsu mengungkapkan masa lalunya yang cukup memilukan. Suami Sarwendah mengatakan bahwa orang tuanya sempat kesulitan finansial.
Tak cuma itu, Ruben Onsu juga dicap sebagai anak pembawa sial. Pasalnya, Ruben Onsu lahir di tanggal ketika ayahnya tidak mendapatkan gaji.
"Gue sangat amat bersyukur ketika gue dilahirkan sampe gue usia 8 tahun ampe 9 tahun itu gue dicap sebagai anak pembawa sial. Karena gue lahir di tanggal yang papa gue nggak gajian," kata Ruben Onsu di YouTube Adiez Gilang.
Ruben Onsu juga mengatakan bahwa proses kelahirannya sangat rumit.
"Semua kakak adik gue lahir di rumah sakit bersalin dengan dokter. Yang nolong ibu gue yang diutangin cuma bidan di belakang rumah. Udah kayak gitu hujan, pokoknya menuju ke tempat bidan aja susah banget," beber suami Sarwendah ini.
Tampaknya, sederet momen tersebut berdampak besar bagi kehidupan Ruben Onsu. Ia pun berusaha untuk tidak membuat anak-anaknya mengalami hal serupa.
"Itulah kenapa gue menjaga banget anak gue, karena gua gak mau ada rasa trauma yang dia bawa ketika dia besar nanti," ujar Ruben Onsu.
Selain itu, Ruben Onsu masih ingat betul bahwa ia dibenci oleh ayahnya. Bukan tanpa asalan, ayah Ruben Onsu ingin sang anak bekerja kantoran.
"Bapak gue benci banget gue jadi artis. Bapak gue maunya gue (kerja) kantoran. Terjamin masa tuanya, hidupnya jelas, semuanya jelas," kata Ruben Onsu.
"Jadi ketika gue memutuskan fokus syuting bapak gue ngerasa enggak, itu bukan dunia loe. Karena bapak gue orang yang pekerja banget tapi orang kantoran."
Berita Terkait
-
Syarief Khan akan Somasi dan Laporkan Selebgram ke Polisi, dengan Dugaan Fitnah
-
Mendapat Ancaman Pembunuhan dari OTK, Aktor Syarief Khan Yakin Dugaan Persaingan Bisnis
-
Ayah Sarwendah Meninggal Dunia, Syarief Khan Ucapkan Bela Sungkawa
-
Ruben Onsu Batal Berangkat Haji karena Visa Furoda, Tetap Ikhlas dan Serahkan pada Kehendak Allah
-
42 Tahun Terpisah, Ruben Onsu Akhirnya Dipertemukan Kembali dengan Keluarga Arab dari Pihak Ibunda
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo