Matamata.com - Atas perkembangan kasus pengancaman dan penghinaan yang diduga dilakukan Jerinx SID kepadanya, pegiat sosial Adam Deni mendapat kabar baik. Laporannya terhadap drummer SID itu sudah naik ke tahap penyidikan.
"Status penanganan perkara ini telah dinaikkan dari penyelidikan ke penyidikan dan dapat ditarik kesimpulan bahwa tim Polda Metro Jaya telah menemukan unsur-unsur suatu tindak pidananya. Tinggal mencari siapa pelaku dan tersangkanya," kata kuasa hukum Adam Deni, Machi Ahmad, ditemui di Polda Metro Jaya, Jumat (30/7/2021).
Untuk Adam Deni sebagai pelapor, kabar tersebut tentunya menjadi angin segar. Dia mengapresiasi kinerja kepolisian yang sigap.
"Kalau dari saya pribadi menanggapi status orang yang saya laporkan sudah naik ke penyidikan, saya bangga dan mengapresiasi kinerja dari tim penyelidik dan penyidik Polda Metro Jaya," ujar Adam Deni.
Lelaki yang sebelumnya sibuk sebagai blogger dan youtuber ini mengaku dirinya hanya menyuarakan haknya sebagai warga negara. Bahwa kasus ini terus berjalan lancar hingga ke meja hijau adalah harapannya.
"Karena kan saya hanya masyarakat biasa yang menggunakan hak saya menuntut keadilan untuk menyelesaikan masalah ini. Alhamdulillah status sudah dinaikkan ke penyidikan, semoga saja proses ini tetap berjalan sesuai sop pihak kepolisian," kata Adam Deni.
Adam Deni sebelumnya melaporkan musisi I Gede Ari Astisna alias Jerinx ke Polda Metro Jaya. Jerinx dilaporkan kasus pengancaman dan penghinaan melalui media elektronik.
Perseteruan mereka berawal saat Adam Deni berkomentar di akun Instagram Jerinx. Dia minta bukti daftar artis Indonesia yang dituding menerima endorse untuk mengaku terpapar covid-19. Adam Deni yang meminta baik-baik kabarnya malah disemprot oleh musisi asal Bali itu.
Jerinx menuduh Adam Deni sebagai dalang dari hilangnya akun Instagram miliknya adalah puncaknya. Dalam sambungan telepon, Adam mengaku dimaki-maki, dihina, hingga diancam oleh Jerinx.
Berita Terkait
-
Polda Metro Jaya Periksa Instansi Terkait dan Ditjen Perkeretaapian Soal Kecelakaan di Bekasi
-
Mualem Kecam Pengeroyokan Warga Aceh di Polda Metro Jaya, Desak Kapolri Turun Tangan
-
Kasus Dugaan Penistaan Agama Pandji Pragiwaksono, Polisi Segera Periksa Sejumlah Ahli
-
Rocky Gerung Bela Dokter Tifa di Polda Metro: Meneliti Itu Metodologi, Bukan Penghinaan!
-
Kondisi Kesehatan Menurun, Polda Metro Jaya Tunda Pemeriksaan Lanjutan Richard Lee
Terpopuler
-
Pariwisata Berkelanjutan KEK Mandalika, ITDC Targetkan Tanam 15.000 Mangrove di 2026
-
Viral Merokok dan Main Gim saat Rapat Stunting, Anggota DPRD Jember Disidang Etik Gerindra
-
Aturan Buang Sampah Palembang: Pelanggar Didenda Rp500 Ribu Mulai Hari Ini
-
Menko Pangan Targetkan Pembangunan 2.000 Kampung Nelayan di Indonesia pada 2026
-
Penebusan Pupuk Subsidi Naik 36 Persen, Pupuk Indonesia Genjot Optimalisasi Distribusi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo