Matamata.com - Hotman Paris lagi-lagi menyuarakan isi hati rakyat. Kali ini dia menyoroti harga tes PCR antara Indonesia dan negara lain yakni Indonesia.
Sambil mengunggah sebuah berita berjudul "Di New Delhi Tes PCR Cuma Rp 96 ribu, di RI Bisa Rp 900 Ribu".
Pengacara bergaya nyentrik ini pun mengajak netizen berdoa agar di Indonesia juga bisa menerapkan harga tes PCR murah.
"Mari berdoa: Oh Tuhan kapan harga PCR dibuat murah ! Oh Tuhan," tulisnya pada postingannya Kamis (12/8/2021).
Kemudian pengacara 61 tahun itu menyentil rumah sakit (RS) dan klinik yang meraup untung dari hasil tes PCR. Meski tak menyebutkan secara detail RS atau klinik mana.
"Rumah Sakit & Klinik makin kaya dari test Pcr! Setiap travel harus Pcr! Betapa kayanya Rumah sakit dan klinik! Amin," pungkasnya.
Banyak netizen yang sepakat dengan pernyataan Hotman Paris hingga berterima kasih karena ada publik figur yang akhirnya menyuarakan masalah itu.
"Kan pandemic ini jadi lahan bisnis bang," komentar netizen.
"Rakyat di sana diperlakukan sebagai rakyat... bukan sebagai 'peluang pasar'," timpal netizen lain.
"Thankyou for speaking up tulang," komentar netizen yang lain.
Ada juga yang berpendapat jika harga tes PCR di Indonesia murah akan membantu mengurangi angka positif Covid-19.
"Kalau test pcr 96.000 seperti di India yakin banget covid 19 segera berlalu dan mafia test pcr dan alat test covid akan segera minggat," komentar netizen.
Berita Terkait
-
Hotman Paris Tegaskan Nadiem Tak Terima Uang dari Proyek Chromebook
-
Hotman Paris Ungkap Alasan Menolak Dampingi Paula Verhoeven, Soroti Fenomena "No Viral No Justice"
-
Hotman Paris dan Paula Verhoeven Pertanyakan Putusan Hakim terkait Dalil Selingkuh dalam Sidang Cerai dengan Baim Wong
-
Hotman Paris Tawarkan Paula Verhoeven Jadi Asprinya, Tegaskan Dukungan Usai Perceraian dengan Baim Wong
-
Buntut Sidang Ricuh di PN Jakut, Hotman Paris Laporkan Razman Arif dan Timnya
Terpopuler
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas
-
Denmark Peringatkan AS: Upaya Rebut Greenland Bisa Jadi Lonceng Kematian NATO
-
Menteri PKP Targetkan Pembangunan Ratusan Rusun Subsidi Sepanjang 2026
-
Kemenhaj: Petugas Haji Wajib Berseragam dan Tidak Pakai Ihram saat Puncak Armuzna
-
Kumpulkan 1.200 Rektor, Presiden Prabowo Tekankan Pendidikan Tanpa Bebani Mahasiswa
Terkini
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo
-
Siapa Rachquel Nesia? Aktris Muda yang Baru Resmi Menikah dengan Kevin Royano
-
Tak Perlu Bingung, Ini 5 Tips Mengunjungi Universal Studio Japan Saat Peak Season