Matamata.com - Hanna Kirana meninggal dunia karena gagal jantung dan napas. Hal ini diungkap oleh ibunda almarhumah, Erlina Oktarini.
Erlina mengatakan bahwa putrinya kesulitan bernapas sebelum dibawa ke rumah sakit.
"Jadi sempet berhenti, di coba lagi (bernapas), karena setiap 10 menit begitu," kata Erlina Oktarini saat ditemui di kawasan Ciawi, Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/11/2021).
Erlina kemudian membawa Hanna Kirana ke rumah sakit PMI Bogor, Jawa Barat. Berdasarkan hasil pemeriksaan, ada masalah di paru-paru sang putri.
"Diperiksa hasil labnya ternyata ada flek di paru-parunya. Terus kata dokter bilang 'oh ini anak ibu sepertinya gagal nafas'," ujarnya.
Erlina juga membeberkan gejala lain yang dialami Hanna Kirana ketika itu.
"Gemetaran, ini tangannya udah mulai membiru, sudah pucet, napasnya udah sesak, untuk berbicara aja susah," kata Erlina.
Hanna kini telah pergi ke pangkuan Tuhan. Meski berat, Erlina harus merelakan kehilangan putrinya itu.
"Yang namanya ditinggal sama anak yang disayang ya, kayaknya berat banget. Tapi mau gimana lagi lah, karena apapun yang ada di dunia ini pasti akan diambil," ujar dia.
Hanna Kirana meninggal dunia pada Selasa (2/11/2021) malam. Jenazah bintang sinetron Suara Hati Istri itu telah dimakamkan di tempat pemakaman dekat rumahnya di Ciawi pagi tadi. (Muhammad Anzar Anas)
Berita Terkait
-
10 Artis Meninggal Dunia di 2021, Ada yang Lebih Muda dari Laura Anna
-
Vanessa Angel dan Suami Meninggal, Ali Syakieb Dikaruniai Anak Pertama
-
Ilyas Bachtiar Ungkap Hanna Kirana Punya Firasat Meninggal 30 Hari Lalu
-
Firasat Ibunda Sebelum Hanna Kirana Meninggal Dunia
-
Ilyas Bachtiar: Hanna Kirana Punya Firasat Meninggal Dunia 30 Hari Lalu
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo