Matamata.com - Ana Nurhasanah menceritakan kronologi meninggalnya sang suami, Jimmy Gideon. Kejadian bermula saat sang aktor bersantai setelah mandi.
"Jadi tadi malam, sekitaran Maghrib, dia itu habis mandi. Beres mandi itu dia duduk di kursi dekat lemari pakaian," ujar Ana di kawasan Bencongan Indah, Karawaci, Tangerang (27/12/2021).
Secara tiba-tiba, Jimmy Gideon terjatuh dari kursi. "Mungkin posisinya dia lagi mau bangun tuh. Kalau bangun kan biasanya ngangkat pantat dulu, tapi ini nyungsep kali," terang Ana.
Jimmy Gideon mengalami benjol di kepala hingga berdarah setelah terjatuh. Sang istri beserta adiknya langsung berupaya memberikan pertolongan pertama.
"Langsung saya pindahin sama adik saya ke kamar," tutur Ana.
Namun bukannya membaik, Jimmy Gideon malah hilang kesadaran setelah diberi pertolongan pertama. Sang komedian pun menghembuskan napas terakhir.
"Habis Isya lewat," kata Ana.
Saat ini, jenazah Jimmy Gideon masih disemayamkan di rumah duka. Rencananya, Jimmy akan dimakamkan di TPU Bojong Nangka, Curug, Tangerang.
Kabar berpulangnya Jimmy Gideon pertama disampaikan oleh Derry 4 Sekawan di Instagram pada 26 Desember 2021. Namun tidak dijelaskan oleh Derry penyebab kematian sang komedian. (Adiyoga Priyambodo)
Baca Juga
Berita Terkait
Terpopuler
-
Pariwisata Berkelanjutan KEK Mandalika, ITDC Targetkan Tanam 15.000 Mangrove di 2026
-
Viral Merokok dan Main Gim saat Rapat Stunting, Anggota DPRD Jember Disidang Etik Gerindra
-
Aturan Buang Sampah Palembang: Pelanggar Didenda Rp500 Ribu Mulai Hari Ini
-
Menko Pangan Targetkan Pembangunan 2.000 Kampung Nelayan di Indonesia pada 2026
-
Penebusan Pupuk Subsidi Naik 36 Persen, Pupuk Indonesia Genjot Optimalisasi Distribusi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo