Matamata.com - Medina Zein berniat membelikan rumah untuk Gala Sky. Ia bahkan sudah survei dan memilih sebuah hunian senilai Rp3 miliar untuk putra semata wayang Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah.
Sayangnya, niat baik Medina itu ditolak keluarga Gala. Akhirnya selebgram sekaligus pengusaha itu batal memberikan rumah untuk Gala.
Hal itu kembali menuai komentar miring di media sosial. Lewat Instagram Story, Medina mengungkapkan kesedihannya gara-gara dihujat netizen karena batal membelikan rumah untuk Gala.
"(Ekspresi gue ketika baca comment) Haii jen, salam kenal ! Boleh saya menjawab sedikit biar anda faham? Gini ya aku beliin rumah gala di bilang ( telat lo udh beli bla bla bla )," tulis Medina Zein.
Medina menjelaskan bahwa ia berniat membelikan rumah untuk Gala karena menyayangi Vanessa dan Bibi. Sayangnya niat baiknya itu ditolak oleh keluarga Gala.
"Aku bilang awalnya memang niat aku mau beliin rumah buat gala, emang salah? Aku Sayang sama alm & almh. Of course I love gala ! But, kalo keluarga gala ga mau, it’s ok ! aku kasih ke orang yang membutuhkan dan tempat itu jadi tempat yang bermanfaat dan berkah tentunya," tegasnya.
"Ini dimana ya? Bingung gue, rasanya nafas aja salah, yang namanya berbuat baik itu gak ada namanya telat, dimana hati kita tergerak untuk melakukan hal baik ya segerakan kalo kita mampu," imbuhnya.
"Let me tell you yaa… Three things in human life are important. The first is to be kind. The second is to be kind. And the third is to be kind ! In the world where yo can be anything , be kind! I hope you’ll understand. Thank you for your attention," pungkas Medina.
Rupanya penjelasan Medina justru semakin banjir sindiran dari netizen. Banyak yang menuduh istri Lukman Azhari itu hanya ingin pansos alias panjat sosial.
"Berbuat baik demi pansos," tulis netizen. "Awalnya kamu hanya bercanda kali tapi karna di post jadi malu kalo gak beliin wkwk," sentil netizen.
"Bayar utang-utangnya dulu makanya, belaga beliin rumah 3 m tapi utang masih banyak yang belum dibayar," pungkas netizen lain ketus.
Berita Terkait
-
Khofifah: Program BSPS Jadi Pengungkit Ekonomi dan Penekan Kemiskinan di Jatim
-
Kemenhut: Permenhut 6/2026 Beri Kemudahan Masyarakat Lokal Kelola Bisnis Karbon
-
Misteri Kamar 402, Anggy Umbara Garap Kengerian Rumah Sakit di Korea
-
Mendagri Sebut Program 3 Juta Rumah Jadi Tolok Ukur Keberhasilan Kepala Daerah
-
Menteri PKP Perpanjang Tenor KPR Jadi 30 Tahun, Cicilan Rumah Subsidi Makin Ringan
Terpopuler
-
Jadwal Haji 2026: Jamaah Embarkasi Padang Gelombang II Langsung Menuju Jeddah
-
Menkeu Tak Nonaktifkan Dirjen Bea Cukai Meski Namanya Muncul dalam Dakwaan Kasus KPK
-
Mendiktisaintek Minta Penerima Beasiswa LPDP Beri Dampak Nyata untuk Indonesia
-
Mensos Bentuk Tim Khusus dan Gandeng KPK Usut Polemik Pengadaan Barang
-
Pramono Anung Kecewa Laga Persija vs Persib Batal Digelar di GBK
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo