Pandji Pragiwaksono (Youtube.com/ArmandMaulana)

Matamata.com - Pandji Pragiwaksono bereaksi tahu kabar permintaan MUI Bekasi agar warteg dan rumah makan tutup siang hari selama bulan Ramadhan. Alih-alih menyambutnya, dia mengajak masyarakat agar mengkritisi permintaan MUI Bekasi yang dianggap tidak esensial dengan ibadah puasa Ramadhan.

"Jangan mau guys, masak udah pada tua masih keganggu liat orang makan ketika berpuasa? Emang selama ini puasanya ngapain aja?" katanya.  

Tangkapan layar Pandji Pragiwaksono saat jadi bintang tamu di podcat bersama Mamat Alkatiri (Youtube HAS Creative)

Komedian berusia 42 tahun tersebut menilai, permintaan MUI Bekasi akan menyulitkan rekan-rekan non Muslim yang tidak menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

Baca Juga:
Pandji Pragiwaksono Sindir Anak Orang Kaya Jadi Artis Bermodal Imej Polos, Netizen Seret Nama Livy Renata

"Jangan mau guys. Teman-teman kita yang enggak berpuasa dan lagi pengen makan kerang + usus ayam bumbu kuning musti gimana?" ujarnya.

Alumni FSRD ITB tersebut menambahkan, ibadah puasa seharusnya tidak terganggu dengan keberadaan rumah makan dan aktivitas orang makan di siang hari. 

unggahan Pandji Pragiwaksono (Twitter/@pandji)

"Jangan mau guys, kalau tempat makan pada tutup, mana cobaan kita? Puasa macam apa yang lempeng-lempeng aja?" ucapnya.

Baca Juga:
Deddy Corbuzier Sentil Pandji Pragiwaksono soal Ganja, Ucapannya Tuai Pro Kontra: Ini Bahaya!

Dengan nada satirenya, suami Gamila Mustiaka tersebut melontarkan sindiran pedas kepada MUI Bekasi.

"Beri kita cobaan karena kita ingin pahala," tuturnya dikutip dari Twitter @pandji pada Sabtu (26/3/2022). 

Pandji Pragiwaksono (Instagram/@pandji.pragiwaksono)

Perihal sindiran Pandji Pragiwaksono, beberapa netizen ikut memberikan komentar dan respons yang beragam.

Baca Juga:
Pandji Pragiwaksono Positif Covid-19 Lagi: Ini Memang Kesalahan Gue

"Kita disuruh buat ngontrol hawa nafsu saat puasa bukan disuruh ngontrol usaha orang," tulis seorang netizen, "Iman lu setipis apa sampe liat warteg buka aja jadi gak tahan," balas netizen lain, "Bentuk pencegahan kemungkaran sih," ujar netizen lainnnya.

Load More