Matamata.com - Presenter Angie Ang tiba-tiba memohon bantuan lewat akun Twitternya, @nonAngie. Angie menyebut dirinya mengalami kekerasan verbal dan non verbal dari sang kekasih yang masih ia sembunyikan identitasnya.
"Guys aku butuh bantuan LBH untuk aku yang saling kekerasan verbal dan non verbal sama pasanganku. Dia sudah ngancam porn revenge dan mau bayar semua polisi," tulis Angie Ang pada Jumat (20/5/2022).
Selanjutnya Angie Ang menceritakan apabila pasangannya berprofesi sebagai pengacara. Mantan kekasih Ge Pamungkas tersebut mengaku sering disalahkan karena ia didiagnosa menderita bipolar.
"Help. Dia ngancam bakal ngancurin karir gue," kata Angie Ang melanjutkan.
Angie Ang mengaku memang bersalah dan sudah melanggar kepercayaan pasangannya. Namun Angie sudah tidak tahan lagi karena selalu mendengar caci maki setiap mereka bertengkar.
"Gue bodoh lakuin hal yang salah dan merusak kepercayaannya. Tapi gue enggak bisa hadapai panggilan bipolar slut, dan p*r*k tiap berantem," kata Angie pada thread Twitter yang sama.
Tak sampai di situ, Angie Ang dan pasangannya juga sudah saling menampar pipi. Tak hanya sebutan jahat, Angie Ang mengaku dituduh menggunakan obat-obatan terlarang.
"Gue yang nampar dia duluan karena enggak tahan. Di depan security dia bilang gue pakai obat-obatan. Iya gue pakai dan semua obat dari paikiater gue, resmi!," kata Angie Ang menegaskan.
Saat ini, Angie Ang panik karena pasangannya yang dibeberkan adalah pengacara ternama mengancam akan menyebarkan video syur dirinya. Presenter MotoGP yang sempat bikin heboh karena diberi kunci kamar oleh Marc Marquez ini mengaku sama sekali tidak tahu video apa yang dimaksud.
"Gue buat salah fatal berkali-kali memang. Tapi tolong kalo sudah urusan porn revenge, yang gue enggak tahu dokumen dan video yang dia punya dapat dari mana, itu dia ambil tanpa persetujuan gue," tutur Angie Ang.
Baca Juga
Berita Terkait
-
Komisi III DPR Desak Polisi Segera Tangkap Tersangka Kekerasan Seksual di Ponpes Pati
-
Cegah Kekerasan Seksual, DPR Minta Kemenag Perketat Pengawasan Pesantren
-
Menag Nasaruddin Umar Tegaskan Nol Toleransi untuk Kekerasan Seksual di Pesantren
-
DPR Desak Evaluasi Total Aturan Daycare Pasca-kasus Kekerasan Anak di Yogyakarta
-
Gus Ipul Janji Sisir 'Manusia Tak Terlihat', Respons Dugaan Kekerasan di Panti Disabilitas Mental
Terpopuler
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Australia hingga Brasil Antre Minta Pupuk ke Indonesia
-
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Targetkan Lompatan Besar di Agustus 2026
-
Polri Siapkan 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi untuk Diresmikan Presiden Prabowo
-
Kemenhaj Siapkan 15 Juta Porsi Makanan Khas Nusantara untuk Jemaah Haji Indonesia
-
Prabowo Minta TNI-Polri Bersih-bersih Institusi: Jangan Ada yang Backing Judi dan Narkoba
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo