Matamata.com - Nikita Mirzani mengaku merasa diteror belakangan ini. Hal itu terjadi semenjak dirinya terlibat kasus dengan pacar Nindy Ayunda, Dito Mahendra.
Terkait dugaan teror tersebut, pihak Dito Mahendra diwakili pengacaranya, Yafet Rissy, memberikan bantahan.
"Kami membantah keras tuduhan-tuduhan itu. Tidak tahu juga darimana barang itu berasal," kata Yafet Rissy di Senopati, Jakarta Selatan pada Sabtu (25/6/2022).
Yafet menghimbau Nikita Mirzani untuk jangan asal menuduh. Jika tak ada bukti, bakal bisa berujung fitnah.
"Jadi jangan sembarangan menuduh, berbahaya sekali, menjadi fitnah dan pencemaran nama baik," katanya.
Yafet Rissy juga menegaskan kliennya sama sekali tidak mengenal Nikita Mirzani. Sehingga, dia tak punuya alasan melakukan hal tersebut.
"Klien kami merasa tidak mengenal orang ini. Tidak pernah berinteraksi secara personal, sosial, maupun bisnis," ujar Yafet Rissy.
Bukan hanya membantah tudingan teror, Yafet Rissy juga menerangkan kliennya tidak melakukan penipuan seperti tulisan Nikita Mirzani di Instagram Story.
"Mas Dito punya reputasi, kepribadian yang sangat baik. Tidak pernah terlibat masalah kriminal, sehingga mengagetkan saat membaca atau menerima postingan itu," katanya.
Sebelumnya saat ditemui di rumahnya, Nikita Mirzani mengaku belakangan diteror. Contohnya, anaknya ditemui oleh orang tak dikenal hingga rumah dan salonnya dicoret-coret.
Baca Juga
Berita Terkait
-
Reza Gladys Melawan di Persidangan, Bikin Nikita Mirzani dan Pengacara Terdiam
-
Siap Bongkar Fakta di Persidangan, Nikita Mirzani Hadapi Bos Skincare Reza Gladys
-
Tetap Bersinar di Balik Jeruji, Dinar Candy Ungkap Nikita Mirzani Ceria dan Glowing di Penjara
-
Nikita Mirzani Tetap Kuat Usai 20 Hari Lebih Ditahan, Laporkan Reza Gladys Terkait UU ITE
-
Tak Tinggal Diam, Nikita Mirzani Balas Laporan Reza Gladys dengan Aduan Ke Polisi
Terpopuler
-
Rawat Kecantikan, Jennifer Bachdim Makin Percaya Diri Gunakan Elara Skin Indonesia
-
Cegah DBD! Warga Kalisari Jakarta Timur, Kompak di Pertemuan Jumantik
-
Soroti Anggota Polri Ikut Ormas, Ketua Komisi III DPR: Etis Enggak Pimpinan Deklarasi?
-
Golkar Desak Badan Gizi Nasional Jamin Transparansi Penunjukan Titik SPPG
-
KSP Tegaskan Komitmen Penyelamatan Aset Negara, Satgas PKH Amankan Rp371 Triliun
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo