Matamata.com - Anak pertama Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, Rafathar Malik Ahmad lagi-lagi jadi sasaran ejekan suporter sepak bola. setelah sebelumnya diejek fans Persija, kali ini Rafathar diledek suporter PSIS Semarang.
Hal itu terjadi saat Rans Nusantara berhadapan dengan PSIS Semarang di laga pembuka BRI Liga 1 2022/2023 di Stadion Jatidiri.
Dalam video yang diunggah oleh akun @indonesia_tim, nama Rafathar digaungkan oleh suporter PSIS Semarang.
Mereka sama-sama menyanyikan yel-yel berisikan ejekan kepada kakak Rayyanza Malik Ahmad itu. Meski tak meminta Rafathar nangis, yel-yel kali ini berisi ejekan untuk membuat malu Rafathar dengan kemenangan PSIS.
"Ayo-ayo PSIS bikin malu Rafathar, ayo-ayo PSIS bikin malu Rafathar," ujar ribuan suporter PSIS Semarang.
Video TikTok tersebut telah ditonton puluhan ribu kali dengan ribuan komentar. Wajar saja unggahan video itu langsung diserbu komentar warganet.
Tak sedikit dari mereka yang prihatian dengan kelakuan suporter yang mengejek Rafathar.
"Ini mah jatuhnya udah ngejek nggak sih? bukan psywar lagi, kasian bocah nggak tau apa-apa jadi sasaran," ujar akun @suhendri**.
"Masih anak kecil nggak tahu apa-apa udah diginiin, kasian mentalnya mas," balas akun @zulzeagle**.
"Pertanyaan gua, apa salah Rafathar? Coba anak mreka digituin terima nggak tuh," imbuh akun @fadhli**.
Seperti diketahui, hasil pertandingan antara Rans Nusantara melawan PSIS Semarang berhasil imbang 1-1. Meski ketinggalan skor dahulu lewat penalti Taisei Marukawa di menit ke-75, skuad asuhan Rahmad Darmawan itu sukses menyamakan kedudukan di menit 85 lewat sepakan Konate Makan.
Sebelumnya, Rafathar juga sempat menjadi olok-olok suporter Persija saat melawan Rans Nusantara. Usai viralnya yel-yel Rafathar nangis itu, Raffi Ahmad pun dapat protes dari putra sulungnya.
Tag
Berita Terkait
-
Erick Thohir Bocorkan Rencana Turnamen Baru untuk Musim 2026/2027
-
Seskab Teddy, Yovie Widianto, dan Raffi Ahmad Bahas Strategi Bahasa Indonesia Mendunia
-
Rekor! Zakat Istana 2026 Tembus Rp4,3 Miliar, Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Piala Dunia 2026 di TVRI: Momentum Gerakkan Ekonomi Rakyat hingga Pelosok
-
Bojan Hodak Akui Persib Tampil Buruk Saat Ditekuk Ratchaburi 0-3
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo