Hotman Paris (Instagram/@hotmanparisofficial)

Matamata.com - Deddy Corbuzier kembali menyajikan konten menarik melalui episode podcast miliknya, diunggah padaa Selasa (20/9/2022). Beda dari yang lain, ia kini mengajak Hotman Paris bekerja sama dan berbincang mengenai hukum.

Ditambah lagi, saat ini pun, masih banyak masyarakat Indonesia yang tak mengerti mengenai hukum. Namun mengejutkan ketika Hotman Paris membahas mengenai kasus Ferdy Sambo.

Bahkan ia mengungkapkan bahwa dirinya pernah mengatakan iya untuk menjadi pengacara dari polisi paling banyak diperbincangkan ini. Walaupun akhirnya, ia memberikan jawaban final berupa penolakan.

Baca Juga:
Pernah Nyeplos Wulan Guritno Sudah Nikah dengan Sabda Ahessa, Melaney Ricardo Luruskan Maksud

Pada salah satu bagian, Hotman menceritakan tentang kedatangan kuasa hukum dari Ferdy Sambo. Konon tim mereka memang sudah menyiapkan banyak hal dan meminta Hotman untuk menjadi pengacara Sambo.

Ditawari uang yang benar-benar besar, Hotman mengaku sempat mempertimbangkan dan mengatakan iya. Walaupun ia membayarnya dengan istirahat tidak tenang serta tak bisa tidur selama tiga hari.

Baca Juga:
Ria Ricis Prank Bentak-bentak Adik Teuku Ryan, Netizen Iba: Derita Adik Ipar YouTuber

Selain itu, anggota keluarganya yang lain, seperti istri dan anaknya memberikan penolakan. Istrinya langsung tidak memperbolehkan Hotman terlibat dengan Ferdy Sambo.

"Nggak boleh," kata Hotman menirukan suara istrinya.

Hotman Paris. (Instagram/hotmanparisofficial)

Sementara itu, ia turut membeberkan bahwa tim Ferdy Sambo memiliki senjata yang kuat. Senjata tersebut mungkin akan digunakan untuk membuktikan bahwa yang terjadi bukanlah pembunuhan berencana.

Baca Juga:
Geram Kisah Cintanya dengan Laki-laki Kaya Dituding Halu, Brisia Jodie Akhirnya Buka Suara

Berdasarkan kronologinya, Irjen Ferdy Sambo menangis setelah Putri Candrawathi kembali dari Magelang. Kemudian pembunuhan tak terjadi tak lama dari waktu itu, dengan Ferdy yang konon masih terbawa emosi.

"Itu pasti akan dipakai oleh kuasa hukumnya, pembelaan bahwa itu bukan pembunuhan berencana," jelas Hotman Paris.

Namun pada saat yang sama, ketika Bharada E memilih untuk menuruti permintaan Sambo, bisa jadi bukti adanya pembunuhan berencana. Apalagi setelah rekannya menolak untuk menembak Brigadir J.

Baca Juga:
Hotman Paris Sempat Bersedia Jadi Pengacara Ferdy Sambo, Ngaku 3 Hari Gak Bisa Tidur

Load More