Matamata.com - Nama istri kedua Ahmad Dhani, Mulan Jameela tengah menjadi bahan perbincangan yang hangat. Terutama setelah dirinya mengajukan kritik di rapat DPR RI Komisi VII beberapa waktu lalu.
Melalui rapat tersebut, wanita yang memulai karirnya dalam dunia hiburan ini dianggap sangat mewakili suara ibu-ibu. Ia menyampaikan bahwa penggunaan kompor LPG menggantikan kompor induksi harus dikaji lebih detail.
Ia juga memberikan banyak pertimbangan yang harapannya benar-benar diperhatikan oleh DPR RI. Apalagi jika ingin benar-benar merealisasikan proses konversi tersebut.
Apa yang disampaikan oleh Mulan Jameela ini juga menjadi sorotan dan langsung dibanjiri respon warganet. Bahkan lebih banyak yang memberikan dukungan.
Salah satunya, seperti yang diunggah oleh akun Twitter @lyndaibrahim pada Jumat (23/9/2022). Sampai saat ini, cuitan ini sudah mendapatkan sampai sekitar 17,4 ribu kali oleh warganet.
"Mulan Jameela benar," tulis pemilik akun Twitter tersebut.
Selain mendukung apa yang dikatakan oleh Mulan Jameela, warganet ini juga mengutarakan alasan yang lebih detail. Menurutnya, spesifikasi dari kompor induksi dianggap tak sesuai dengan kebutuhan.
"Kompor induksi butuh alat masak khusus dan alasnya datar (bukan wajan cekung khas Asia), lebih lama panas dan biaya listriknya gak becanda," tambahnya.
Cuitan ini juga mendapatkan banyak respon dari warganet. Lebih banyak yang memberikan dukungan lainnya, untuk tidak serta merta memilih kompor induksi.
Baca Juga
"Terutama untuk goreng menggoreng ya. Susah pake kompor induksi," kata seorang warganet.
"Gue pernah pake matengnya lebih lama dibanding kompor biasa," tambah yang lain.
Ada pula yang mempermasalahkan penggunaan kompor ini, terutama ketika masa lebaran.
"Gak kebayang pas lebaran masak rendang pake kompor induksi, kapan matengnya ya?" ungkap warganet yang lain.
Berita Terkait
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
-
Ribuan Peserta Terindikasi Curang di UTBK 2026, Puan Maharani Desak Perbaikan Sistem
-
Puan Maharani Ingatkan Etika Mengkritik: Harus Santun dan Saling Menghargai
-
DPR Sahkan UU Pelindungan Saksi dan Korban, Atur Dana Abadi Hingga Independensi LPSK
-
DPR Usulkan Badan Khusus Pengelola Aset dalam RUU Perampasan Aset
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo