Matamata.com - Kabar duka wafatnya 127 supporter sepakbola dalam insiden di Stadion Kanjuruhan turut terdengar ke telinga Gus Miftah.
Lewat akun Instagram-nya, Gus Miftah mengucapkan kalimat belasungkawa kepada seluruh korban yang wafat dalam insiden tersebut.
Selain itu, Gus Miftah juga dengan mengutarakan ekspresi herannya dengan sikap fanatisme oknum supporter yang menyebabkan nyawa melayang.
"Apa yang kita bela? Sepakbola bukan agama. Kenapa harus kembali terjadi begitu banyak orang kehilangan nyawa hanya gara-gara sepakbola?" sambungnya.
Dalam penutupnya, Gus Miftah mengajak masyarakat untuk turut mendoakan 127 supporter yang wafat dalam insiden di Stadion Kanjuruhan.
"Untuk semua korban, Al-Fatihah," pungkasnya, ditilik dari akun Instagram @gusmiftah pada Minggu (2/10/2022).
Perihal itu, sejumlah netizen turut memberikan respons dan komentar yang beragam.
"Semoga husnul khatimah semua korban," tulis seorang netizen.
"Yang turun ke lapangan itu adalah sumber masalahnya, jadi penyebab pemicu tragedi yang bikin nyawa orang lain melayang," ujar netizen lain.
"Sangat disesalkan juga aparat yang mengamankan menggunakan gas air mata," ucap netizen yang lainnya.
Berita Terkait
-
Gus Miftah Ogah Dibayar Lebih Kecil dari Biduan, Akhirnya Terima Rp200 Juta
-
Dicap Pasutri Jorok, Netizen Ternyata Tertipu Gimik Teuku Wisnu dan Shireen Sungkar: Marketing S3
-
Heboh! Irish Bella Dihujat Netizen Usai Lakukan Pemotretan Bareng Seorang Pria, Ini Dia Sosoknya
-
Disomasi Sarwendah, Netizen yang Fitnah Betrand Peto Akhirnya Minta Maaf
-
Imbas Netizen Jodohkan Abidzar dengan Irish Bella, Umi Pipik Beberkan Kriteria Menantu Idamannya
Terpopuler
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Australia hingga Brasil Antre Minta Pupuk ke Indonesia
-
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Targetkan Lompatan Besar di Agustus 2026
-
Polri Siapkan 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi untuk Diresmikan Presiden Prabowo
-
Kemenhaj Siapkan 15 Juta Porsi Makanan Khas Nusantara untuk Jemaah Haji Indonesia
-
Prabowo Minta TNI-Polri Bersih-bersih Institusi: Jangan Ada yang Backing Judi dan Narkoba
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo