Matamata.com - Raffi Ahmad dan Nagita Slavina memang dikenal sebagai pasangan kaya raya yang ada di Indonesia. Tak heran jika banyak orang menyebut mereka dengan julukan Sultan.
Sejak mendapatkan julukan tersebut, tampaknya Raffi Ahmad dan Nagita Slavina pun merasa biasa saja. Bahkan beberapa kali mereka menjadikan istilah tersebut sebagai bahan candaan.
Namun di balik itu, ada sebuah pengakuan yang mengejutkan dari Raffi Ahmad baru-baru ini ketika datang menjadi bintang tamu podcast.
Raffi Ahmad dan Nagita Slavina menjadi bintang tamu podcast yang diadakan oleh Grace Tahir. Podcast ini diunggah pada Selasaa (11/10/2022) lalu.
Pada momen tersebut, Raffi dan Nagita mengajak sang buah hati, Rayyanza. Walaupun Baby Cipung hanya muncul di bagian awal saja.
Beda dari yang lain, podcast kali ini hanya berfokus pada pembahasan mengenai berbagai bisnis dan usaha yang dimiliki oleh pasangan ini.
Sering mendapatkan stigma semakin kaya karena banyak usaha, Nagita Slavina membuka suara. Menurutnya, yang terjadi tak seperti yang dikira banyak orang.
Saat memulai bisnis baru, mereka harus siap menelan kerugian jika tidak berhasil. Ada banyak hal lainnya pun yang perlu dipertimbangkan.
"Stigma orang tuh, banyak usaha bisnis tuh banyak uang gitu," kata Nagita Slavina.
Kemudian soal disebut sebagai sosok Sultan di Indonesia, Raffi Ahmas mengungkapkan perasaannya. Sebenarnya ia merasa malu dengan julukan tersebut.
"Sultan itu kan sebutan dari sosial media. Kita sendiri juga malu," ujar Raffi Ahmad.
Walaupun keluarganya memiliki mobil dan rumah besar, Raffi menegaskan banyak orang yang lebih kaya ketimbang dirinya.
"Sebenarnya yang lebih sultan itu banyak," tambah Raffi Ahmad sembari menampilkan senyuman.
Berita Terkait
-
Presiden Prabowo dan Kaisar Naruhito Pererat Hubungan Bilateral Tanpa Bahas Politik
-
Seskab Teddy, Yovie Widianto, dan Raffi Ahmad Bahas Strategi Bahasa Indonesia Mendunia
-
Rekor! Zakat Istana 2026 Tembus Rp4,3 Miliar, Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Yogyakarta Mantap Jadi Pusat Industri Kreatif, Kerajinan Lokal Tembus Pasar Eropa
-
Kerajinan Berbahan Alami dan Limbah Jogja Tembus Pasar Prancis dan London
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo