Nur Khotimah Yuliani | MataMata.com
Lutfi Agizal. (Instagram/lutfiagizal)

Matamata.com - Takut Banyak yang Niru, Lutfi Agizal Mantap Polisikan Akun Pembuat Konten 'Ngemis Online'

Akun pembuat konten "ngemis online" yang belakangan ramai muncul di media sosial membuat Lutfi Agizal khawatir. Oleh karena itu, Lutfi Agizal mengambil langkah tegas dengan membuat laporan ke kantor polisi.

Lutfi Agizal menduga pembuatan konten "ngemis online" sudah terorganisir oleh beberapa pihak yang sengaja memanfaatkan simpati netizen untuk meraup untung. Menurut Lutfi, hal itu harus mendapat tindakan tegas.

Baca Juga:
Sultan Akhyar Sesumbar usai Konten Mandi Lumpur Viral: Saya Superhero, Bukan Pengemis!

"Sebagai warga Indonesia yang baik, ini harus dibenarkan lagi, bagi saya tindakan ngemis online ini terorganisir, dimanfaatkan dan viral bahkan omzetnya melebihi pekerja-pekerja di Jakarta" kata lutfi di Polda Metro Jaya, baru-baru ini.

"Menurut info yang saya terima, mereka dapat uang Rp32 juta sampai Rp1 miliar yang dibagikan di media sosial masing-masing" imbuhnya.

Lutfi Agizal tak bisa diam mengetahui fenomena ngemis online itu. Sebab, dikhawatirkan nantinya mental generasi bangsa akan rusak dengan dipenuhi konten kreator meminta-minta.

Baca Juga:
Dikritik Dewi Perssik, Pembuat Konten Mandi Lumpur Bikin Dongkol: Anak Muda Punya Kreativitas

"Generasi kita mau di bawa ke mana? Saya miris sekali, takutnya selanjutnya orang-orang bisa mengikuti hal ini," terangnya.

Lutfi Agizal merasa ikut rugi karena kejadian ini. Ia pun merasa memiliki kewajiban untuk memperbaikinya.

Tak tanggung-tanggung, sebanyak 5 akun TikTok dilaporkan Lutfi Agizal. Hal ini berkaitan dengan viralnya fenomena saweran di TikTok yang membuat oknum menghalalkan segala cara termasuk dugaan eksploitasi pada lansia (lanjut usia) dengan mandi lumpur.

Baca Juga:
Tamparan Pedas! Lutfi Agizal Berani Bongkar Sederet Pemain Sinetron yang Jual Diri: Buruan Spill

"Pada intinya klien kami merasa banyak hal yang disikapi, disamping kerugian materi lebih ke beban moriil terhadap generasi bangsa, dugaannya malah disalahgunakan dan eksploitasi," kata kuasa hukum Lutfi Agizal.

"Kita melaporkan 5 akun TikTok yang digunakan dan kami melihat ada eksploitasi terhadap orang tua lansia melihat dengan kondisi kesehatannya harus diguyur dengan air mandi lumpur" pungkas kuasa hukum Lutfi Agizal.

Load More