Matamata.com - Anaknya Tewas, Ibu Korban Kecelakaan Bantah Pernyataan Ira Riswana: Semua Diputarbalikkan!
Kasus kecelakaan yang melibatkan anak Ira Riswana, MMI, masih terus bergulir. Kini giliran ibu korban yang muncul ke hadapan publik untuk memberikan penjelasan dari sudut pandang mereka.
Korban bernama Syamil diketahui tewas di lokasi kejadian usai ditabrak oleh mobil Mercy yang dikendarai anak Ira Riswana. Di hadapan media, ibu Syamil membantah pernyataan yang sebelumnya disampaikan oleh Ira Riswana terkait anaknya.
"Ibu si penabrak menyampaikan hal-hal yang semua diputarbalikkan," ujar ibu Syamil, Nurhayati di Bareskrim Polri, Jumat (14/4/2023).
Dengan tegas, Nurhayati mengatakan bahwa Maulana tak mengantar Syamil ke rumah sakit, seperti yang disampaikan oleh Ira. Kata dia, ada orang lain yang mengantar.
"Tidak ada sama sekali kalau si penabrak mengantar anak saya ke rumah sakit. Yang mengantarkan anak saya adalah saksi yang ada di TKP dan memakai taksi yang lewat di lintasan," ujar Nurhayati sambil menangis.
"Bahkan yang kami lihat di rekaman CCTV, si penabrak melintas, melesat. Korban yang tergeletak di sana," katanya lagi.
Poin lain yang dibantah soal klaim membayar biaya rumah sakit.
"Tidak benar juga kalau dikatakan bertanggung jawab di sana," ujar dia.
Poin selanjutnya soal permintaan maaf. Sampai sekarang, Ira belum minta maaf kepada keluarga Syamil terkait kecelakaan maut tersebut.
"Ini nyawa anak saya sudah hilang. Sebagai manusia, harusnya ada rasa empatinya terhadap kami untuk menyampaikan permohonan maaf, menyatakan belasungkawanya yang mendalam terhadap anak kami, yang sudah tidak mungkin bisa kembali walaupun dibayar dengan apa pun. Tapi ini tidak ada sama sekali," kata Nurhayati.
Kendati begitu, keluarga Muhammad Syamil Akbar masih membuka pintu untuk berkomunikasi dengan Ira Riswana maupun putranya. Besar harapan mereka untuk yang bersangkutan segera menunjukkan itikad baik.
"Jadi jangan hanya lantaran seorang penggede, seorang petinggi ataupun mantan artis, jadi bisa seenaknya menginjak harkat dan martabat kami," ujar Nurhayati.
Sementara itu, peristiwa kecelakaan terjadi pada Minggu (12/3/2023) pukul 02.00. Mobil Mercedes Benz GLA 200 yang dikendarai MMI menabrak dua pengendara motor bernama Sahlan Bayu Aji dan Syamil Akbar. (Adiyoga Priyambodo)
Berita Terkait
-
Polda Metro Jaya Periksa Instansi Terkait dan Ditjen Perkeretaapian Soal Kecelakaan di Bekasi
-
Kemensos Lakukan Asesmen Menyeluruh bagi Korban Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Update Insiden Bekasi Timur: Korban Meninggal Bertambah Jadi 16 Orang, KAI Mulai Uji Coba Jalur
-
Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Menhub: Ini Pelajaran Penting untuk Evaluasi Menyeluruh
-
Prabowo Siapkan Rp4 Triliun untuk Perbaiki 1.800 Perlintasan Kereta di Jawa
Terpopuler
-
Stok Beras Aman, Bulog Serap 2,4 Juta Ton Gabah Petani per Mei 2026
-
Mensos: Angkatan Pertama Sekolah Rakyat Siap Luluskan 453 Siswa Tahun Ini
-
Revitalisasi Sekolah 2026: Mendikdasmen Kucurkan Rp2,6 Triliun dan Gandeng Starlink
-
Menteri LH Dorong PSEL Palembang Mampu Olah 1.000 Ton Sampah per Hari
-
The Popstival Vol. 2 Hidupkan Kembali Euforia Festival di Depok yang Lama Dirindukan
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo