Matamata.com - Farhat Abbas beberapa waktu lalu berencana untuk mempidanakan Syahnaz Sadiqah dan Rendy Kjaernett. Ia awalnya juga berharap Lady Nayoan dan Jeje Govinda melaporkan atas pasal zina.
Namun, usai Jeje ungkap memaafkan Syahnaz dan menyebut istrinya itu wanita mulia, ia menyebut drummer tersebut perlu diperiksa kesehatan.
“Seorang yang istrinya sudah selingkuh kemudian kedapatan dan terbuka, kemudian lelaki lawannya itu mengaku, kemudian masih dikatakan dia adalah wanita, itu perlu diperiksa kesehatan,” ungkap Farhat Abbas, dilansir dari kanal YouTube Intens Investigasi pada Kamis, (13/07/2023).
Lebih lanjut, ia juga menduga jika Jeje Govinda ketergantungan secara ekonomi. Menurut Farhat, ada perlu dicek kembali apa ada eksploitasi wanita yang jadi pendapatan keluarga.
“Apakah dia pengaruh keimanan atau pengaruh obat-obatan gitu jadi menurut saya, saya rasa mugkin pengaruh ketidakmampuan secara ekonomi, sehingga dia bergantung pada wanita, makanya saya bilang cek kembali apakah ini merupakan eksploitasi atau mungkin ada faktor ekonomi di balik itu, bukan sebagai laki-laki sebagai ekonomi tapi mungkin wanita yang jadi pendapatan keluarga,” kata pengacara kondang tersebut.
Beberapa waktu lalu, Syahnaz Sadiqah dan Jeje Govinda mengeluarkan pernyataan pertama kalinya soal isu perselingkuhan di rumah tangganya. Dalam klarifikasi tersebut, Jeje menyebut sang istri wanita mulia.
“Buat gua ada dua wanita paling mulia di dunia ini, yang pertama adalah ibu yang melahirkan gue, dan yang kedua ibu yang melahirkan anak-anak gue," kata Jeje Govinda.
Sebagai informasi, Rendy Kjaernett akhirnya buka suara terkait dugaan perselingkuhannya dengan Syahnaz Sadiqah. Ia mengakui penyesalannya dan merasa bersalah telah melukai hati Lady Nayoan dan anak-anak mereka.
Rendy Kjaernett mengungkapkan awal mula benih-benih perselingkuhan dengan adik Raffi Ahmad, Syahnaz Sadiqah. Ia mengaku menemukan Syahnaz sebagai orang yang cocok sebagai teman curahan hati. Ia nyaman ketika bersama suami Jeje Govinda itu.
Berita Terkait
-
BRIN: Ikan Gabus Potensial Jadi Superfood Lokal untuk Pemulihan Kesehatan
-
BGN Perketat SOP Makan Bergizi Gratis, 760 Satuan Pelayanan Dihentikan Sementara
-
Wamenhaj Siapkan Strategi Baru Layanan Kesehatan Haji, Fokus pada Jamaah Lansia
-
Meutya Hafid Tekan Petinggi Meta: Sidak Kemkomdigi Bukan Sekadar Simbolik
-
Kemensos Pastikan 42 Ribu Penerima Manfaat Tetap Terdaftar sebagai Peserta PBI JKN
Terpopuler
-
Pernah Alami Trauma, Karina Suwandi Tak Kapok Bintangi Film Horor 'Tumbal Proyek'
-
Film 'Kupilih Jalur Langit' Resmi Tayang di Bioskop Indonesia
-
Dalami Karakter di Film 'Tiba-Tiba Setan', Oki Rengga Rela Alami Memar
-
Menaker Dorong Pemerataan Magang Nasional, Buka Peluang Lebar bagi Putra Daerah
-
Kementan: Industri Sawit Indonesia Ramah Lingkungan dan Siap Menuju B50
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo