Matamata.com - Nama Wulan Guritno beberapa waktu lalu ikut terseret kasus promosi judi online. Setelah netizen meminta pihak kepolisian untuk memprosesnya secara hukum, akhirnya aktris cantik ini dipanggil untuk diperiksa lebih lanjut.
Usai secara resmi diperiksa, belum lama ini beredar kabar bahwa Wulan Guritno bakal didapuk sebagau duta anti judi online. Hal tersebut rupanya diutarakan secara langsung oleh Menkominfo, Budi Arie Setiadi.
Dalam keterangan resminya, Budi Arie Setiadi menyebut bahwa selebgram yang ketahuan melakukan promosi judi online sudah dipanggil untuk diperiksa.
Budi Arie Setiadi menyarankan agar para selebgram dan tokoh-tokoh terkenal lainnya yang ketahuan melakukan promosi judi online ini dibina untuk menjadi duta anti judi online nantinya.
"Nah artis-artis sekaligus selebgram apa, itu udah dipanggilin. Nanti habis itu dioper ke Kominfo untuk jadi jurkam anti judi online. Kalau bisa, dibina saja sebagai duta anti judi online" ujar Menkominfo.
Mengenai Wulan Guritno yang baru saja diperiksa usai mempromosikan judi online, Budi Arie Setiadi menyebut bahwa aktris cantik tersebut telah mengaku tidak tahu bahwa materi promosinya terkait judi online.
"Dia (Wulan Guritno) kan udah bilang di media, bahwa dia tidak tahu," ungkapnya lebih lanjut.
Mengetahui keinginan Menkominfo untuk menjadikan Wulan Guritno sebagai duta anti judi online, netizen menyampaikan berbagai komentar nyinyir. Banyak yang tidak setuju dengan ide Budi Arie Setiadi yang dirasa tidak adil ini.
Berita Terkait
-
Puan Ingatkan Pemerintah: Jangan Biarkan Indonesia Jadi Markas Sindikat Judi Online
-
DPR Desak Pemerintah Sanksi Tegas Meta: Kepatuhan Berantas Judi Online Tak Sampai 30 Persen
-
Main Judi Online, 39 Warga Tangerang Dicoret dari Daftar Penerima PKH
-
Pangdam XXI/Radin Inten Tegaskan Pemecatan bagi Prajurit TNI Terlibat Narkoba dan Judi Online
-
Wakil Ketua MPR: Penerima Bansos yang Terlibat Judi Online Harus Diganti
Terpopuler
-
Prabowo: Masih Ada Ribuan Triliun Kekayaan Negara yang Harus Diselamatkan
-
Prabowo Targetkan Dana Penyelamatan Negara Rp10 Triliun untuk Perbaikan Puskesmas dan Sekolah
-
Kasus Korupsi Chromebook: Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara
-
WWF Ajak Masyarakat hingga Swasta Kolaborasi Promosikan Pangan Lokal
-
Film "Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan" Resmi Menguras Air Mata di Bioskop Mulai Hari Ini
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo