Matamata.com - Wulan Guritno akhirnya menanggapi pemberitaan tentang dirinya yang ramai usai videonya mempromosikan judi online pada 2020 lalu kembali riuh diperbincangkan. Aktris 42 tahun itu mengaku kaget dan terpojokkan saat mengetahui dirinya viral.
"Mbak Wulan juga kaget dan merasa dipojokkan dengan pemberitaaan saat ini. Karena konten tersebut sudah lama itu dibuat tahun 2020. Kok sekarang mencuat kembali," kata Bucie Lee selaku perwakilan manajemen Wulan Guritno kepada wartawan.
Mantan istri Atilla Syach itu mengaku tidak mengetahui bahwa yang ia promosikan saat itu adalah situs web judi online. Saat menerima tawaran kerja, ibunda Shalom Razade ini hanya diberitahu untuk mempromosikan game online.
Wulan rupanya salah menafsirkan tampilan situs judi itu sebagai permainan, Wulan Guritno merasa dirinya juga korban dalam hal ini.
"Mbak Wulan merupakan korban karena dia mendapat informasi bahwa itu adalah game online. Yang di promosikan oleh banyak sekali artis-artis besar lainnya," ujar Bucie Lee.
Kemudian bintang film Jakarta vs Everybody itu juga mengaku heran mengapa video lawasnya itu kembali mencuat sekarang. Dia juga menyalahkan oknum-oknum yang membagikan kembali videonya.
"Mengapa persoalan ini kembali mencuat ya. Siapa yang menyebarkan konten itu sehingga sekarang menjadi perhatian orang lagi," imbuh Bucie.
Di sisi lain nama Wulan Guritno sudah termasuk dalam daftar 26 artis yang turut terlibat dalam video promosi judi online. Dari bukti yang dihimpun Asosiasi Lawyer Muslim Indonesia (ALMI) Wulan disebut membagikan video promosi ilegal untuk dua situs bernama Sakti123 dan Lambung88.
Sementara nama-nama artis yang terlibat antara lain WG, FP, DP, YL, DD, OL, DC, AL, GD, DC, BW, AM, AM, NM, CV, YY, CC, CH, IM, S, KO, HH, AL, JI, AT, dan ZG. (Tiara Rosana)
Berita Terkait
-
Hampir 200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Puan Maharani: Negara Tidak Boleh Kalah
-
Puan Ingatkan Pemerintah: Jangan Biarkan Indonesia Jadi Markas Sindikat Judi Online
-
DPR Desak Pemerintah Sanksi Tegas Meta: Kepatuhan Berantas Judi Online Tak Sampai 30 Persen
-
Main Judi Online, 39 Warga Tangerang Dicoret dari Daftar Penerima PKH
-
Pangdam XXI/Radin Inten Tegaskan Pemecatan bagi Prajurit TNI Terlibat Narkoba dan Judi Online
Terpopuler
-
Atasi Penumpukan Kontainer Tanjung Priok, Menkeu Purbaya Desak Regulasi Denda Importir
-
Mensesneg Respons Usulan Menteri HAM soal Jabatan Sipil dalam Revisi UU Polri
-
Menkeu Purbaya Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Tak Bebani Fiskal Nasional
-
Melalui Lagu 'Aku Bisa', Rucky Markiano Bangkit dari Luka dan Keterpurukan
-
Kunjungan Wisman April 2026 Naik, Devisa RI Tembus Rp68 Triliun
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo