Matamata.com - Ratusan warga Palestina dan lebih dari 20 polisi Israel dikabarkan terluka dalam bentrokan di Yerusalem. Bentrokan ini terjadi menyusul naiknya ketegangan selama satu bulan terakhir, meski konflik Israel dan Palestina itu sendiri telah berlangsung puluhan tahun.
Imbas dari peristiwa itu cukup melebar ke berbagai sektor, termasuk industri hiburan. Terkini, Gal Gadot juga ikut diserbu netizen dengan komentar terkait Palestina dan Free Palestine.
Akun Instagram aktris asal Israel itu diminta untuk mengatakan serta mengambil sikap terkait peristiwa yang melibatkan Palestina dan Israel.
"Tolong katakan sesuatu, banyak perempuan yang meninggal di bentrokan itu," pinta netizen pada Gal Gadot.
"Hey Gal, apa yang akan kamu katakan tentang peristiwa yang terjadi di Israel?" tanya netizen lainnya.
Tagar Save Palestine pun bermunculan di kolom komentar Instagram Gal Gadot.
Hanya saja, sejauh ini Gal Gadot masih belum muncul untuk memberikan komentarnya terkait peristiwa yang melibatkan Israel dan Palestina.
Diberitakan sebelumnya, Israel kembali melakukan serangan di kompleks Masjid Al Aqsa dan jalur Gaza. Akibatnya, ada korban meninggal dunia dari serangan tersebut.
Menilik laporan Reuters, serangan udara Israel itu berlangsung hingga Senin (11/5/2021) malam. Sejumlah ledakan maupun tembakan roket terdengar di dekat Kota Gaza dan sepanjang jalur pantai.
Kementerian kesehatan Palestina yang dikelola Hamas di Gaza mengatakan bahwa ada 20 orang, termasuk anak-anak, tewas dalam serangan itu. Di Yerusalem, tembakan roket menyebabkan parlemen Israel dievakuasi saat sirene dibunyikan.
Melansir BBC, penguasa Hamas di Gaza mengancam akan menyerang setelah ratusan warga Palestina terluka dalam bentrokan dengan polisi Israel di Yerusalem pada Senin (10/5).
Di sisi lain, Israel mengatakan telah menewaskan sedikitnya tiga militan Hamas. "Kami telah mulai, dan saya ulangi, mulai menyerang sasaran militer di Gaza," kata juru bicara militer Israel, Letkol Jonathan Conricus kepada wartawan.
Tag
Berita Terkait
-
Saudi Kedepankan Diplomasi Redakan Eskalasi di Timur Tengah, Jamin Keamanan Haji
-
Irak Tegas Menolak Wilayahnya Digunakan untuk Serang Negara Tetangga
-
Krisis Medis Gaza Kian Akut, WHO: Stok Obat Habis dan 18 Ribu Pasien Gagal Dievakuasi
-
China Dukung Kedaulatan Iran, Desak AS dan Israel Hentikan Serangan Militer
-
Kapal Tanker Pertamina Terjebak di Selat Hormuz, Pemerintah Intensifkan Negosiasi dengan Iran
Terpopuler
-
Sukses jadi Intel, Iptu Sukandi Rekam Lagu 'I Love You Bhayangkari' untuk Sang Istri
-
5 Rekomendasi Mesin Cuci Terbaik 2026 yang Hemat Listrik, Baju Kinclong dan Bebas Kuman
-
MK Tolak Permohonan Uji Materi KUHP dan UU ITE yang Diajukan Roy Suryo dkk
-
Pertamina Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying, Pastikan Stok BBM Nasional Aman
-
KPK: Sistem Pengadaan Barang dan Jasa Pemkab Rejang Lebong Sangat Rentan Korupsi
Terkini
-
Inspiratif! Magdolin Boukhary Tekankan Transformasi Budaya dan Kepemimpinan Nilai di MEYS 2025
-
Suara Segar dari MEYS 2025: Manal Boujnir Dorong Pemuda Muslim Peduli Lingkungan
-
MEYS 2025: Nida Saithi Bicara Kepemimpinan Etis dan Literasi Hukum untuk Generasi Muda
-
Joneri Alimin Jadi Sorotan di MEYS 2025, Bicara Diplomasi Ekonomi dan Peran Pemuda Muslim
-
MEYS 2025: Pemuda Dunia Jalani Kompetisi di Makkah, Ini Daftar Pemenangnya!