Matamata.com - Tinggalkan Anak demi Pekerjaan, Alia Bhatt: Perasaan Bersalah Itu Normal Kok.
Pernikahan pasangan artis Bollywood Alia Bhatt dan Ranbir Kapoor sudah dikaruniai anak perempuan pada bulan November 2022 lalu.
Sebagai ibu baru, Alia Bhatt ditodong sejumlah pertanyaan saat sesi interview bersama dengan majalah lokal Humans of Bombay.
Alia Bhatt ditanyai soal perasaan bersalah yang dialami seorang ibu ketika meninggalkan anak untuk pergi bekerja.
"Perasaan bersalah itu normal aja kok," kata Alia Bhatt, dikutip dari The Indian Express pada Kamis (16/3/2023).
Menurut istri Ranbir Kapoor tersebut, seorang ibu harus merasa percaya diri alih-alih berlarut dalam perasaan bersalah meninggalkan anak demi pekerjaan.
Pasalnya, artis Bollywood berusia 30 tahun itu menilai bekerja juga merupakan bentuk kasih sayang untuk sang anak.
"Kamu harus meyakinkan dirimu kalau kamu sudah melakukan yang terbaik," sambungnya.
Selain itu, Alia Bhatt juga menekankan pentingnya dukungan suami dan keluarga terhadap ibu yang pergi bekerja.
"Suami dan keluargaku selalu ada mengecek kondisi saya setiap berkala," tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Alia Bhatt juga menyampaikan pesan kepada petinggi perusahaan besar agar memberikan cuti menyusui kepada para ibu yang baru melahirkan.
"Tentu saja, saya pikir perusahaan besar harus memberikan cuti menyusui. Itu hal yang harus disuarakan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kritik Film 'Esok Tanpa Ibu': AI Tak Akan Pernah Bisa Gantikan Peran Ibu
-
Wapres Gibran Targetkan Pembangunan Kawasan Legislatif-Yudikatif IKN Rampung Desember 2027
-
Gunung Ibu Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 600 Meter
-
Tragedi Kebakaran Kemayoran: Calon Ibu Muda Tewas Menjelang Hari Kelahiran Pertama
-
Presiden Perintahkan Audit Layanan RS di Papua Usai Ibu Hamil Ditolak Empat Fasilitas Kesehatan
Terpopuler
-
Gugat Status Tersangka KPK, Yaqut Sebut Pembagian Kuota Haji Berdasarkan Keselamatan Jiwa
-
HNW Dukung OKI Kecam Dubes AS: Pernyataan Mike Huckabee Provokatif dan Ancam Kedaulatan Timur Tengah
-
Awal 2026, Kemnaker Sanksi 12 Perusahaan Pelanggar Aturan TKA dengan Denda Rp4,4 Miliar
-
BOPPJ Percepat Master Plan Perlindungan Pantura Atas Arahan Presiden Prabowo
-
Kritik Fenomena AI, PKB: Cari Orang Cerdas Itu Mudah, Cari yang Beradab Itu Sulit
Terkini
-
Inspiratif! Magdolin Boukhary Tekankan Transformasi Budaya dan Kepemimpinan Nilai di MEYS 2025
-
Suara Segar dari MEYS 2025: Manal Boujnir Dorong Pemuda Muslim Peduli Lingkungan
-
MEYS 2025: Nida Saithi Bicara Kepemimpinan Etis dan Literasi Hukum untuk Generasi Muda
-
Joneri Alimin Jadi Sorotan di MEYS 2025, Bicara Diplomasi Ekonomi dan Peran Pemuda Muslim
-
MEYS 2025: Pemuda Dunia Jalani Kompetisi di Makkah, Ini Daftar Pemenangnya!