Matamata.com - Pada 10 November 2021 nanti, Festival Film Indonesia (FFI) ke-41 siap digelar. Di ajang bergengsi tersebut, sejumlah film dari bioskop maupun layanan OTT yang tayang selama setahun bisa berpartisipasi.
Ini menjadi kali kedua FFI digelar di tengah pandemi virus corona. Meski begitu, pihak panitia berkomitmen untuk menyelenggarakan acara tersebut sesuai dengan protokol kesehatan.
"Seperti tahun lalu, masih diselenggarakan dengan menjaga jarak sudah pasti, protokol kesehatan, dilakukannya testing. Kecuali nantinya ada situasi atau peraturan baru dari pemerintah, kami pasti akan menyesuaikan," kata Reza Rahadian, Ketua FFI saat jumpa pers virtual, Kamis (15/7/2021).
FFI mengusung tema "Sejarah Film dan Media Baru" tahun ini. Sebagai cermin dari hal tersebut, penyelenggaraannya dilakukan bertepatan dengan Hari Pahlawan.
"Ini sebagai momentum untuk mengusulkan dan ikut mendorong serta dukungan penuh bagi bagi Almarhum Usman Ismail, Bapak Film Indonesia menjadi Pahlawan Nasional," kata aktor 34 tahun itu.
Selain itu, ada pula empat kategori baru di mana tiga di antaranya bisa dipilih langsung oleh masyarakat di media sosial. Kategori tersebut adalah Film Favorit, Aktor Favorit serta Aktris Favorit. Sementara satu nominasi lainnya adalah Kritik Film.
"Kami menyadari perjalanan film tidak akan dipisahkan dari penonton. Untuk itu mereka bisa memiliki akses, siapa yang dipilih untuk film, aktor, dan aktris terfavorit," kata sutradara Garin Nugroho sekaligus Ketua Bidang Penjurian FFI.
Sebagai tahap permulaan, para insan perfilman bisa mendaftarkan karyanya sejak 15 Juli hingga 30 Agustus 2021. Seleksi penjurian akan berlangsung pada 30 Agustus sampai 25 Oktober.
Sementara di sela penjurian, FFI akan mengumumkan sejumlah nominasi pada 10 Oktober 2021. "Komite FFI tahun ini membangun tiga hal penting dalam proses penjurian. Dimulai dari peran asosiasi profesi perfilman, keterlibatan aktif masyarakat serta sistem dewan juri," imbuh Garin Nugroho.
Bahwa ajang penghargaan FFI bisa memberikan apresiasi serta semangat kepada insan perfilman untuk terus berkarya adalah harapan Reza Rahadian.
"Semoga kehadiran FFI bisa memberikan dukungan kepada insan film yang tentunya sampai saat ini masih terus berjuang di tengah pandemi," imbuh bintang film Benyamin Biang Kerok ini.
Berita Terkait
-
Film Pangku Berkompetisi di Busan International Film Festival 2025, Langkah Penting Penyutradaraan Reza Rahadian
-
7 Jam Berekspresi Tanpa Jeda, Reza Rahadian Eksplorasi Kejujuran Tubuh di ArtJog 2025
-
Reza Rahadian Buka-bukaan Soal Kebahagiaan Lewat Karyanya di di ArtJog 2025
-
Bukan Sekadar Instalasi, Ini Makna Mendalam 'Eudaimonia' Karya Reza Rahadian di ArtJog 2025
-
ARTJOG 2025 - Motif: Amalan, Merayakan Estetika untuk Dunia yang Lebih Peduli
Terpopuler
-
Piala Asia 2026: Timnas Futsal Indonesia Gelar Dua Uji Coba Tertutup Lawan Tajikistan dan Jepang
-
Istana: RUU Penanggulangan Disinformasi dan Propaganda Asing Masih Sebatas Wacana
-
Wamenhaj Coreat Enam Calon Petugas Haji karena Tak Jujur Soal Riwayat Penyakit
-
Prabowo Koreksi Desain IKN: Tambah Embung dan Perkuat Antisipasi Karhutla
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas
Terkini
-
8 Tips Liburan Hemat ke Bandung yang Patut Dicoba
-
Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
-
Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang "Paling Ganteng" di Film Terbaru
-
Happy Catchy Studio dan Keluarga Resmi Luncurkan Didi Kempot AI, Inovasi Digital Pelestarian Warisan Budaya
-
Pameran 'SUARA Indonesia!' Hadir di Yogyakarta, Refleksi 20 Tahun Konvensi UNESCO tentang Keberagaman Budaya