Matamata.com - Karyawan PT Andrasentra Propertindo Tbk (JGLE) mengungkapkan keluhannya terkait pembayaran gaji dan tunjangan lainnya yang belum dibayarkan oleh manajemen Jungle Land selama dua tahun.
Rizal, perwakilan karyawan Jungle Land Bogor mengatakan bahwa saat ini ada sekitar 500 karyawan yang belum dibayarkan gaji, Tunjangan Hari Raya (THR), iuran BPJS Ketenagakerjaan oleh perusahaan milik Grup Bakrie tersebut.
Padahal, menurut pengakuan Rizal, Jungle Land saat ini statusnya sudah beroperasi kembali.
"Gaji kita selama dua tahun belum dibayarkan, termasuk THR dan BPJS Ketenagakerjaan," katanya kepada MataMata.com, Kamis (19/5).
Rizal menyebutkan bahwa penundan gaji dan THR berlaku tak hanya bagi karyawan tetap, tapi juga di jajaran manajemen Jungle Land.
Sudah ada upaya yang dilakukan perwakilan karyawan melaporkan masalah penunggakan gaji dan THR ini kepada Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Bogor, tapi hasilnya masih belum sesuai harapan.
Rizal mengatakan bahwa manajemen Jungle Land terdampak pandemi Covid-19 hingga memengaruhi operasional perusahaan. Manajemen menutup wahana pada 20 Maret 2020 sebagai dampak dari pandemi, akibatnya, perusahaan tidak mendapatkan pendapatan.
Pada memonya, tertulis gaji karyawan yang belum terbayarkan sejak Februari 2020 ditetapkan sebagai utang perusahaan kepada karyawan.
Hingga berita ini ditulis, MataMata.com masih berupaya mengontak manajemen Jungle Land untuk meminta konfirmasi.
Berita Terkait
-
Tak Hanya Sertifikat Magang, Menaker Pastikan Peserta Dapat Sertifikat Keahlian dan Kenaikan Uang Saku
-
Mensesneg: Perpres Kenaikan Gaji Hakim Ad Hoc Segera Ditandatangani Presiden
-
Belasan Triliun Digelontorkan, Pemerintah Tuntaskan Krisis Guru Keagamaan pada 2026
-
Presiden Prabowo Resmikan PP Pengupahan, Formula Kenaikan Upah Minimum Diubah
-
Menaker: Calon Peserta Magang Tak Perlu Tergesa, Pendaftaran Masih Dibuka Hingga 12 Oktober
Terpopuler
-
Pengusaha Sandiana Soemarko, Mengedepankan Kepedulian Sosial di Indonesia
-
Didukung Sang Bunda, Jirayut jadi Pemeran Utama di Film 'Cek Khodam'
-
AS Dorong Diplomasi Energi Nuklir di ASEAN, Sebut Indonesia Punya Modal Kuat
-
Menko AHY: Penerbangan RI Mulai Gunakan SAF di 2027 demi Tekan Emisi
-
Mendes Yandri Bakal Digitalisasi Program Jaga Desa untuk Cegah Penyelewengan
Terkini
-
Chapter Jogja 2026 Hadirkan Ruang Pertemuan Seni, Komunitas, dan Pasar dalam Satu Ekosistem
-
ARTJOG 2026 Dibuka, Seni Jadi Ruang Dialog Antargenerasi
-
Indonesias Horse Racing: Naga Sembilan Rebut Piala Paku Alam, Pesta Karnaval dan Inul Daratista Hibur Ribuan Pengunjung
-
Youth Break the Boundaries Umumkan Pemenang JYS 2026 di Osaka, Pemuda Dunia Pamer Inovasi & Budaya
-
Profit Naik 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Maksimalkan Produk dan Layanan Baru, Jaga Fundamental Keuangan